
Ilustrasi seorang kelas menengah yang ingin terlihat berstatus tinggi (Dok. Freepik).
JawaPos.com - Di kalangan kelas menengah, ada fenomena menarik yang kerap terjadi. Banyak orang yang cenderung membeli barang tertentu, bukan hanya karena fungsinya, tetapi juga untuk menampilkan citra status yang lebih tinggi.
Fenomena ini bukan soal kesombongan atau materialisme, melainkan bagaimana seseorang ingin memandang dirinya dan bagaimana ia ingin dipandang orang lain. Menurut psikologi, pembelian barang terkadang lebih terkait dengan simbol status sosial yang ingin ditonjolkan.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (16/4), berikut adalah beberapa barang yang sering dibeli oleh orang-orang kelas menengah dengan tujuan agar terlihat berstatus tinggi.
1. Jam Tangan Mewah
Jam tangan mewah menjadi salah satu barang favorit yang sering dibeli oleh orang kelas menengah untuk menunjukkan status tinggi. Bagi mereka, jam tangan bukan sekadar alat untuk menunjukkan waktu, tetapi simbol dari gaya hidup yang lebih baik dan prestise.
Menggunakan jam tangan mahal dapat memberikan rasa percaya diri yang lebih tinggi, serta mengubah cara orang memandang kita. Seperti yang dikatakan psikolog Abraham Maslow, "Untuk mengubah seseorang, kita harus mengubah kesadarannya tentang dirinya sendiri."
Dengan memiliki jam tangan mewah, seseorang dapat merasa lebih sukses dan terhormat. Namun, penting untuk diingat bahwa status sejati tidak diukur dari harga barang yang kita kenakan.
2. Mesin Kopi Premium
Mesin kopi premium juga sering menjadi pilihan bagi mereka yang ingin tampil berkelas. Selain menawarkan kualitas kopi yang setara dengan kafe terbaik, mesin kopi mahal ini juga memberi kesan tersendiri di dapur. Bagi banyak orang, memiliki mesin kopi ini menjadi simbol status dan gaya hidup yang lebih tinggi.
Meski bagi sebagian orang, mesin kopi premium terasa seperti pemborosan, tetapi bagi sebagian lainnya itu adalah investasi dalam kualitas hidup sehari-hari mereka. Ingatlah bahwa nilai kita tidak hanya ditentukan oleh harga secangkir kopi yang kita nikmati.
3. Pakaian Desainer
Pakaian desainer juga sering menjadi pilihan utama untuk menambah kesan status. Meski ada banyak pilihan pakaian yang lebih terjangkau, banyak orang kelas menengah yang tetap tertarik membeli barang dengan label ternama. Pakaian desainer sering kali dianggap sebagai simbol dari keanggunan dan status sosial.
Namun, kita harus ingat bahwa pakaian hanyalah pelengkap dari penampilan fisik kita. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjalin hubungan dengan orang lain dan apa yang kita miliki di dalam diri kita. Label merek tidak mendefinisikan siapa kita sebenarnya.
4. Keanggotaan Gym Premium
Di dunia kebugaran, ada pula simbol status berupa keanggotaan gym premium. Pusat kebugaran dengan fasilitas lengkap seperti peralatan canggih, pelatih pribadi, dan layanan spa sering kali dipandang sebagai tempat yang hanya bisa dijangkau oleh mereka yang memiliki status sosial tinggi.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
