Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 April 2025 | 23.16 WIB

5 Cara Kerja Gen Z di Tempat Kerja yang Dibenci oleh Generasi Sebelumnya

Ilustrasi Generasi Z bekerja. (Freepik) - Image

Ilustrasi Generasi Z bekerja. (Freepik)


JawaPos.com – Generasi Z berjuang untuk menemukan keseimbangan antara nilai-nilai tempat kerja mereka dan pemain tradisional seperti generasi baby boomer yang telah membentuk kehidupan profesional mereka berdasarkan prioritas dan tuntutan mereka sendiri.

Dari produktivitas, hingga keseimbangan kehidupan kerja, dan bahkan menemukan tujuan hidup, karyawan Generasi Z dan generasi baby boomer memiliki sikap yang berbeda tentang pekerjaan mereka, yang memperburuk kesenjangan generasi yang sudah ada.

Pengaruh Gen Z di tempat kerja tidak boleh diremehkan, karena mereka telah berhasil menantang banyak ekspektasi institusional.

Bahkan di antara perubahan dan kompromi yang telah terjadi, tentu ada hal-hal yang dilakukan Gen Z di tempat kerja yang membuat bos mereka yang merupakan generasi boomer menjadi gila.

Dilansir dari laman YourTango, berikut 5 perilaku Gen Z di tempat kerja yang dibenci generasi sebelumnya.

  1. Datang lebih awal

Hampir dari 95% pekerja Gen Z percaya bahwa menipu di tempat kerja untuk mengompensasi upah yang rendah, praktik yang tidak adil, atau diskriminasi adalah hal yang dapat diterima.

Baik itu dengan pulang kerja lebih awal, melebih-lebihkan jam kerja, atau menggunakan sumber daya perusahaan, banyak dari taktik menipu seperti  ini juga merupakan hal-hal yang dilakukan Gen Z di tempat kerja yang membuat bos mereka yang merupakan generasi boomer menjadi gila.

  1. Mengambil cuti dengan alasan sakit

Lebih dari 27%  karyawan mengambil cuti tak terduga di tempat kerja dengan memanfaatkan waktu sakit mereka, bahkan saat mereka tidak sakit.

Karyawan Gen Z yang mengandalkan kesehatan dan waktu sakit  untuk mengatasi masalah kesehatan mental hingga kelelahan, sangat rentan terhadap kecenderungan ini, hingga melawan mentalitas pemimpin generasi boomer yang menganggap pekerjaan harus didahulukan daripada hal lain entah itu waktu pribadi, sakit, atau kesejahteraan umum Anda.

  1. Meminta akomodasi kesehatan mental

Tidak mengherankan bahwa pekerja Gen Z, yang sudah lebih bersedia membuka diskusi tentang kesehatan mental dan mengadvokasi dukungan dalam kehidupan pribadi mereka, mencari lebih banyak akomodasi daripada rekan-rekan mereka yang lebih tua di tempat kerja.

Meskipun ini mungkin salah satu hal yang dilakukan Gen Z di tempat kerja yang membuat bos mereka yang generasi boomer menjadi gila mengingat mereka adalah orang-orang yang harus benar-benar mengakomodasi peraturan ini ketekunan mereka dibutuhkan.

  1. Menolak membangun ikatan dengan rekan kerja

Gen Z tidak hanya secara langsung menentang nilai-nilai generasi baby boomer tentang kesetiaan di tempat kerja dengan mengambil waktu istirahat dan menetapkan batasan-batasan kerja, mereka juga menjaga jarak dari menjalin ikatan dan hubungan dekat dengan atasan dan kolega mereka. Pekerja Gen Z jauh lebih tidak percaya daripada generasi-generasi sebelumnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore