Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 23.50 WIB

Picky Eater: Orang yang Suka Pilih-pilih Makanan Menurut Psikologi, Begini Ciri Perilaku Mereka

Ciri perilaku orang yang pilih-pilih makanan alias picky eater menurut psikologi. (Freepik/ freepik) - Image

Ciri perilaku orang yang pilih-pilih makanan alias picky eater menurut psikologi. (Freepik/ freepik)

JawaPos.com – Dalam psikologi, perilaku pilih-pilih makanan atau dikenal dengan istilah picky eater sering kali dikaitkan dengan pola kepribadian tertentu yang berkembang sejak kecil hingga dewasa.

Bukan sekadar soal selera, orang yang suka memilih-milih makanan biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor psikologis yang melekat pada dirinya, mulai dari kebutuhan akan kontrol, kecemasan tersembunyi, hingga keinginan untuk menjaga batasan diri terhadap lingkungan sekitar.

Menurut psikologi, kebiasaan ini tak jarang menjadi cerminan dari kepribadian seseorang yang terbangun secara alami maupun karena pengalaman masa lalu yang membentuk pola pikir dan sikapnya dalam menentukan apa yang layak dan tidak layak masuk ke dalam tubuhnya.

Bahkan, beberapa ciri perilaku berikut ini kerap ditemukan pada orang-orang picky eater yang memiliki kecenderungan pilih-pilih makanan dalam kehidupan sehari-har.

Dilansir dari geediting.com pada Rabu (19/3), diterangkan bahwa terdapat tujuh ciri perilaku orang yang pilih-pilih makanan alias picky eater menurut psikologi.

1. Kebutuhan akan konsistensi makanan

Para pemilih makanan cenderung mengutamakan konsistensi dalam pilihan makanan mereka.

Mereka lebih nyaman dengan makanan yang sudah familiar dan memberikan rasa nyaman, serta menghindari segala yang baru atau tidak biasa.

Sikap ini bukan sekadar tentang ketidakmauan untuk berpetualang, tetapi sering berakar pada kebutuhan psikologis akan prediktabilitas dan kontrol.

Dengan memegang teguh pada jenis makanan yang sama, mereka dapat menghindari ketidakpastian dan potensi ketidaknyamanan dari mencoba sesuatu yang berbeda.

Memahami kebutuhan akan konsistensi ini bisa menjadi kunci untuk memahami pola pikir seseorang yang pemilih dalam makanan.

Meskipun mungkin terlihat membuat frustrasi bagi mereka yang suka mencoba makanan baru, penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki hubungan unik dengan makanan.

Psikolog Abraham Maslow pernah mengatakan bahwa dalam setiap momen, kita memiliki dua pilihan: melangkah maju menuju pertumbuhan atau mundur menuju keamanan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore