Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Maret 2025 | 21.32 WIB

Tanpa Disadari, Inilah 5 Perilaku yang Mengakibatkan Seseorang Canggung di Depan Umum

Ilustrasi seseorang canggung. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang canggung. (Freepik)

JawaPos.com – Keterampilan sosial bukan hanya tentang mengetahui apa yang harus dikatakan. Keterampilan ini tentang membaca situasi, menangkap isyarat, dan memahami bagaimana tindakan kita memengaruhi orang lain.

Ketika seseorang berjuang dengan hal ini, mereka mungkin melakukan hal-hal yang membuat orang lain tidak nyaman tanpa sengaja. Sebenarnya, kita semua mungkin pernah melakukan beberapa perilaku ini di satu waktu atau lainnya. Namun, mengenali perilaku tersebut adalah langkah pertama untuk memperbaikinya.

Berikut adalah 5 hal canggung yang cenderung dilakukan orang dengan keterampilan sosial yang buruk di depan umum tanpa menyadarinya, seperti dilansir dari laman Personal Branding Blog.

1. Berdiri terlalu dekat dengan orang lain

Ruang pribadi adalah masalah besar, dan kebanyakan orang memiliki ruang tak terlihat di sekitar mereka yang tidak ingin mereka ganggu. Namun, jika Anda memiliki keterampilan sosial yang buruk, Anda mungkin tidak selalu menyadari saat Anda berdiri terlalu dekat.

Hal ini dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman, meskipun Anda tidak bermaksud menyakitinya. Anda mungkin melihat mereka perlahan mundur atau menjauh, mencoba menciptakan jarak lebih jauh.

Aturan praktis yang baik adalah memberi jarak sekitar satu lengan saat berbicara dengan seseorang, kecuali mereka adalah teman dekat atau anggota keluarga. Jika Anda melihat seseorang menjauh, anggap itu sebagai tanda untuk menyesuaikan jarak.

2. Tertawa pada waktu yang salah

Orang-orang dengan keterampilan sosial yang buruk terkadang tertawa di waktu yang salah tanpa menyadarinya. Bukan karena mereka mencoba bersikap kasar, tetapi karena mereka tidak selalu menangkap nada emosional dari sebuah percakapan.

Terkadang, tertawa hanyalah refleks ketika mereka merasa canggung atau tidak tahu bagaimana harus menanggapi.

Perhatikan baik-baik nada bicara dan ekspresi wajah lawan bicara. Jika mereka tampak serius, biasanya lebih baik untuk tetap bersikap netral dan mendengarkan daripada mencoba mencairkan suasana dengan tertawa.

3. Terlalu banyak berbicara

Percakapan adalah tentang keseimbangan, tetapi orang-orang dengan keterampilan sosial yang buruk sering kali kesulitan menemukannya. Beberapa orang akhirnya mendominasi diskusi, tanpa menyadari bahwa orang lain tidak dapat berbicara, serta hampir tidak berbicara sama sekali, membuat interaksi terasa canggung dan berat sebelah.

Penelitian menunjukkan bahwa dalam percakapan biasa, orang harus berbicara sekitar 40-50% dari waktu agar tetap menarik bagi kedua belah pihak. Namun, jika seseorang berbicara terlalu banyak, hal itu dapat dianggap sebagai sikap mementingkan diri sendiri atau melelahkan.

Di sisi lain, berbicara terlalu sedikit dapat membuat percakapan terasa dipaksakan atau tidak nyaman. Kuncinya adalah memperhatikan bagaimana orang lain menanggapi. Jika mereka tampak tidak fokus atau tidak tertarik, mungkin sudah waktunya untuk membiarkan mereka berbicara.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore