Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Oktober 2026 | 20.32 WIB

Kasus Polisi Tembak Polisi: Polda Metro Jaya Periksa Kejiwaan Bharada Andika Rahmadani

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan keterangan terkait dengan aksi massa dan sejumlah kegiatan di Jakarta dan sekitarnya hari ini (27/8). (Polri) - Image

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan keterangan terkait dengan aksi massa dan sejumlah kegiatan di Jakarta dan sekitarnya hari ini (27/8). (Polri)

JawaPos.com - Polda Metro Jaya memeriksa kejiwaan Bharada Andika Rahmadani, tersangka kasus polisi tembak polisi. Pemeriksaan itu terkait psikologis personel Ditpoludara tersebut. Apalagi dia menghabisi nyawa seniornya, Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa pemeriksaan kejiwaan dilakukan ahli. Tujuannya untuk mengetahui kondisi psikologis tersangka yang dengan tega menembak dan menyerang korban menggunakan senjata api serta senjata tajam.

”Tentang kejiwaan (tersangka) itu butuh proses. Ini masih berproses, makanya kami sampaikan kami butuh waktu, karena tidak bisa 1–2 hari untuk mengenali psikologis seseorang,” ucap Budi kepada awak media pada Selasa (20/10). 

Budi memastikan hasil pemeriksaan kejiwaan tersangka akan disampaikan oleh ahli. Dalam hal ini dokter ahli psikiatrikum.

Pemeriksaan dilakukan secara detail bersamaan dengan proses hukum yang terus berjalan di Polda Metro Jaya. Tersangka sudah ditahan dan jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga. 

Berdasar laporan awal, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.40 WIB pada Jumat (16/10). Lokasi kejadian berada di ruang pemadam kebakaran Ditpoludara.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa dugaan pembunuhan bermula dari persoalan pribadi antara korban dan terduga pelaku. Bharada Andika Rahmadani sebagai junior mengaku sering kali merasa disalahkan dan mengalami perundungan (bullying) oleh Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai.

Jumat dini hari, Andika berangkat dari tempat tinggalnya menuju Markas Ditpoludara dengan membawa senjata tajam dari rumah.

Setibanya di markas, dia meletakkan tas di loker ruang staf Pamperslog. Setelah itu, dia menuju pos penjagaan dan mengambil senjata api yang berada di pos tersebut. Dari sana,  Andika menuju ruang pemadam kebakaran yang diketahui menjadi tempat Valdo beristirahat.

Editor: Ilham Safutra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore