
Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri).
JawaPos.com - Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI kini turun tangan menangani kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Mereka bekerja untuk mengungkap kasus yang diduga melibatkan 4 orang prajurit dari Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.
Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto menegaskan hal itu saat ditanyai oleh awak media pada Rabu (18/3). Dia menyatakan bahwa motif perbuatan 4 terduga pelaku masih didalami. Sebab, mereka baru menerima para prajurit itu dari Detasmen Markas (Denma) BAIS TNI pagi tadi.
”Jadi, kita juga masih mendalami apa motifnya dari 4 yang diduga pelaku tadi. Kemudian yang kedua tadi masalah motif, motivasi juga sama. Jadi, kami mohon bersabar,” ungkap Yusri.
Akibat penyiraman air keras pada Kamis tengah malam (12/3) tersebut, Andrie mengalami luka bakar serius. Persentase luka bakar aktivis yang giat menyuarakan isu-isu soal hak asasi manusia (HAM) itu mencapai 24 persen. Sampai hari ini dia masih menjalani perawatan di RSCM.
Sebagaimana telah disampaikan oleh Yusri, keempat terduga pelaku berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES. Mereka berasal dari dua matra TNI yang berbeda. Yakni TNI AL dan TNI AU. Mereka kini tengah didalami lewat pemeriksaan oleh Puspom TNI.
”Jadi, sekarang yang diduga keempat tersangka (terduga pelaku) itu sudah kami amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan,” ucap Yusri.
Sebelumnya diberitakan bahwa aksi kekerasan terhadap aktivis kembali terjadi. Kali ini menimpa Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Dia menjadi korban penyiraman air keras yang dilakukan oleh orang tidak dikenal pada Kamis tengah malam (12/3).
Akibat serangan itu, Andrie mengalami luka bakar serius. Dokter RSCM menyatakan bahwa Adrie mengalami luka bakar 24 persen. Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyampaikan bahwa luka bakar yang dialami oleh Andrie nyaris di sekujur tubuh.
”Terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” kata dia dalam keterangan resmi pada Jumat (13/3).

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
