
Polda Metro Jaya ringkus pemilik akun Bjorka yang mengaku meretas data nasabah bank swasta. (Polda Metro Jaya)
JawaPos.com - Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya mengklaim telah menangkap Bjorka, hacker dengan kemampuan meretasnya yang menghebohkan publik, Selasa (23/9) lalu. Namun, beredar unggahan di media sosial dengan akun yang mengatasnamakan Bjorka mengklaim bahwa dirinya masih bebas.
Menyikapi hal tersebut, Polda Metro Jaya angkat bicara. Kasubbid Penmas Humas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyebut pihaknya masih mendalami kemunculan berbagai identitas yang mengaku sebagai “Bjorka”.
Reonald mengatakan, tim penyidik siber tengah menelusuri keterkaitan antara akun-akun tersebut, termasuk yang baru-baru ini muncul dengan klaim membocorkan data Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kan sudah saya sampaikan, Wadir Siber juga sampaikan. Everybody can be anybody di internet, siapa pun bisa jadi siapa saja di internet,” terang Reonald, kemarin (6/10/2025).
Reonald menambahkan, penyidik berusaha memastikan apakah akun yang kini muncul memang identik dengan Bjorka yang sebelumnya aktif di dunia maya.
“Bisa saja ada yang mengakui Bjorka-Bjorka lain atau ini lagi didalami apakah Bjorka ini identik dengan Bjorka yang sebelumnya, kan juga akan didalami,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, sejauh ini penyidik baru dapat memastikan adanya tindak pidana terkait kasus kebocoran data pada salah satu bank swasta, yang melibatkan tersangka yang sudah ditangkap.
“Makanya yang kami sampaikan adalah yang masih bisa dibuktikan oleh penyidik reserse siber PMJ adalah tindak pidana perbuatan dia di perkara di salah satu bank swasta ini di Polda Metro Jaya,” ujar Reonald.
Meski begitu, polisi tidak menghentikan penelusuran jejak digital akun-akun lain yang menggunakan nama Bjorka.
“Namun tidak berhenti sampai situ, penyidik terus mendalami tentang jejak digital dari Bjorka-Bjorka sebelumnya, apakah Bjorka ini ataupun bukan,” ucapnya.
Menurut Reonald, pelaku yang ditangkap juga diketahui beberapa kali mengganti identitas di platform gelap internet atau dark web.
“Karena yang berhasil ditangkap ini kan sudah beberapa kali juga mengubah nama di dark web. Berubah nama jadi salah satunya adalah ada perubahan nama kah dari Bjorka, Bjorka-nise versi 2020 kan gitu, Sky Wave kan dia beberapa kali berubah,” tutupnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
