Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 04.40 WIB

DPR dan Istana Pantau OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, Mensesneg Praseto Hadi Jamin Prabowo Tidak Ikut Campur Proses Hukum

KPK amankan belasan mobil mewah hingga motor dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar Wamenaker Immanuel Ebenezer. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com) - Image

KPK amankan belasan mobil mewah hingga motor dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar Wamenaker Immanuel Ebenezer. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer juga menjadi atensi DPR dan Istana. Ini merupakan OTT KPK pertama yang menyasar anggota Kabinet Merah Putih. 

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak pandang bulu terhadap penegakan kasus korupsi.

Meski demikian, Dasco memilih untuk menunggu pengumuman resmi KPK. “Memang belum ada pengumuman resmi dari KPK tentang status dari yang bersangkutan,” katanya, Kamis (21/8). 

Dia yakin Prabowo tidak akan melindungi siapa pun bawahannya kalau terjerat korupsi. Termasuk pada menteri dan wakil menteri di kabinetnya. 

Di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengaku sudah mendapatkan kabar terkait OTT Noel, sapaan Immanuel Ebenezer. 

Dia menyebutkan bahwa Prabowo sejak awal sudah berpesan kepada seluruh pembantunya agar berhati-hati. 

“Semangat kita adalah semangat untuk tidak menyalahgunakan amanah yang diberikan. Oleh karena itu kami menyatakan keprihatinan yang mendalam,” tuturnya. 

Menurut Prasetyo, Kepala Negara sudah mendapatkan laporan terkait OTT Noel. Dia memastikan Prabowo tidak akan ikut campur karena sudah dalam ranah hukum.

“Beliau (Prabowo) menghormati proses di KPK dan dipersilahkan untuk proses hukum itu dijalankan sebagaimana mestinya,” ucap Prasetyo. 

Dia juga menyebut jika memang terbukti, Noel akan segera dicopot dari  jabatannya dan diganti. Namun dia akan menunggu 1x24 jam. Selain itu juga dengan adanya kejadian ini, maka akan menjadi bahan evaluasi Kabinet Merah Putih.

“Ini sekali lagi membuktikan bahwa memang korupsi ini sudah sedemikian masuk penyakit stadium 4, dan itu tidak hanya berlaku kepada pejabat negara. Memang PR besar kita,” katanya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore