
Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan pihaknya telah meminta Badan Intelijen Negara (BIN) hingga Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) untuk melakukan penyelidikan terhadap dua ancaman bom di pesawat jamaah haji.
Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menyampaikan permintaan ini sebagaimana pihaknya telah melayangkan surat kepada sejumlah lembaga terkait. Mulai dari BIN, BNPT, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) hingga GACA atau Dirjen Perhubungan Udara Arab Saudi.
"Terkait ancaman tadi, kami sudah mengirim surat kepada BIN, BSSN. Kami berharap bisa dibantu untuk melakukan penyelidikan. Dan yang terakhir, kami sudah membuat surat kepada GACA, direktorat jenderal perhubungan udara Saudi," kata Lukman dalam media briefing di Jakarta, Kamis (26/6).
"Kami menunggu responnya. Kita harapkan akan ada hasil dari penyelidikan yang dilakukan oleh baik BIN maupun BSSN maupun BNPT," tambahnya.
Sebelumnya, kepulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi turut disertai dengan ancaman bom pada dua pesawat Saudia Airlines. Hanya dalam waktu lima hari, dua pesawat mendapat ancaman bom.
Pertama terjadi pada Selasa (17/6). Kedua terjadi pada Sabtu (21/6). Pada 17 Juni lalu, pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV5726 rute mendapat ancaman bom pada pukul 07.30 WIB.
Pesawat itu terbang dari Jeddah menuju Jakarta dengan membawa 442 penumpang asal Kota Depok, Jawa Barat. Ancaman bom membuat pilot memutuskan mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Selang beberapa hari, ancaman bom terhadap pesawat jamaah haji kembali muncul. Kali ini dialami oleh pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV5688.
Pesawat tersebut terbang membawa 387 penumpang dengan rute Jeddah (Arab Saudi)-Muscat (Oman)-Surabaya (Indonesia). Akibatnya, pilot memutuskan mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
