
Wakapolri Komjen Syafruddin didampingi Karo Penmas Brigjen M Iqbal saat konfrensi pers pengungkapan kasus miras oplosan.
JawaPos.com - Kasus minuman keras (miras) oplos yang memakan korban puluhan jiwa mendapat perhatian keras dari Wakapolri Komjen Syafuddin. Dia meminta peredaran miras oplosan itu dihentikan di seluruh wilayah Indonesia.
Saat ini pengungkapannya yang terbongkar di wilayah Polda Jawa Barat, Polda Metro Jaya, Polda Kalsel. Atas kasus itu dia langsung menggelar rapat dengan polda dan polres di seluruh Indonesia pada Rabu (11/4) pagi, melalui video conference.
"Cara menghentikannya dibumihanguskan, diberangus. Ini serius," tegasnya saat menggelar konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (11/4).
Menurutnya, kasus miras oplosan itu sangat merugikan dan meresahkan masyarakat. Pasalnya, telah mengakibatkan korban jiwa puluhan orang. Belum lagi ratusan orang yang terpaksa mendapat perawatan usai menenggak minuman haram tersebut.
Dia meyakini masih banyak kasus serupa yang terjadi di luar wilayah Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, dan Polda Kalimantan Selatan. "Mungkin pengungkapannya belum terlalu progresif seperti yang dilakukan Polda Metro, (Polda) Jawa Barat, dan (Polda) Kalimantan Selatan," bebernya.
Dia mensinyalir pengungkapan kasus miras oplosan di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Polda Jabar, dan Polda Kalsel baru di level permukaan. "Mungkin baru yang ada di permukaan. Oleh karenanya, saya perintahkan jajaran menyelesaikan secara tuntas," lugasnya.
Syafruddin memerintahkan agar dalang atau otak pelakunya, distributor, maupun yang memiliki skenario pembuatan dan peredaran miras diungkap. "Artinya, mengungkap sampai ke akar," sebutnya
Sebab lanjut dia, miras oplosan ini bukan kejahatan baru. Melainkan modus lama namun dengan metode baru. "Saya minta dan perintahkan, hentikan. Bukan menghentikan kasusnya. Menghentikan peredarannya, pembuatannya," pungkas Syafruddin.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
