
Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti ketika memberikan keterangan pers kepada awak media di Jakrarta, Senin (19/3).
JawaPos.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) prihatin atas berbagai kasus kekerasan yang terjadi di sekolah. Hal ini dinilai mencoreng dunia pendidikan.
Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti mengungkapkan ada 55 aduan kekerasan dalam pendidikan yang diterima pada Januari-Februari 2018. Tren kekerasan yang tertinggi yaitu kekerasan fisik dan anak korban sebesar 72 persen.
"Kekerasan psikis itu ada 9 persen, kekerasan pemalakan atau pemerasan sebanyak 4 persen dan kekerasan seksual 2 persen," ujar Retno di kantor KPAI, Jakarta, kemarin.
"Sisanya, kekerasan seksual yang dilakukan oknum guru pada muridnya tapi tidak dilapor ke KPAI, namun mendapat pengawasan langsung, 13 persen kasus," tambahnya.
Retno melihat terungkapnya satu demi satu kekerasan seksual oknum guru terhadap anak, menunjukkan sekolah belum menjadi tempat yang aman untuk anak bahkan justru membahayakan anak-anak.
Untuk tempat melakukan aksinya, lanjut Retno, sebagian besar dilakukan di lingkungan sekolah seperti toilet, ruang kelas, ruang osis. Bahkan, mengejutkannya musala dalam tempat penyimpanan karpet.
"Tidak hanya itu, perilaku tidak bermoral itu dilakukan saat ekstrakulikuler seperti perkemahan dan bus pariwisata. Parahnya, korban itu bisa mencapai puluhan siswa atau siswi karena pelaku melakukannya selama beberapa bulan bahkan tahun," tandasnya.
Adanya peran tiga pilar, tambah Retno, yaitu orangtua, sekolah, anak harus diharmoniskan.
Jika harmonis tercipta, maka dirinya yakin kalau angka kekerasan dalam dunia pendidikan dapat berkurang.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
