Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2017 | 03.44 WIB

Pengedar Sabu Satu Ton Selalu Berpindah Tempat, Begini Aksinya

Pengungkapan sabu satu ton - Image

Pengungkapan sabu satu ton

JawaPos.com - Tim gabungan Polda Metro Jaya telah melakukan pengungkapan kasus penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak satu ton. Polisi juga telah menggelar rekonstruksi peredaran barang haram ini.


Dari rekonstruksi diketahui bahwa komplotan ini selalu berpindah-pindah. "Pelaku ini pindah-pindah karena pergerakannya sempat dicurigai warga," kata Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Bambang Yudhantara, Kamis (3/8).


Menurut dia, ada tujuh tersangka yang datang ke Indonesia melalui bandara Internasional Soekarno Hatta. Pertama kali datang adalah dua orang pada 4 Juni. Lalu diikuti lima orang rekannya dua hari berselang, atau tanggal 6 Juni. Rinciannya, empat orang datang di siang hari, satu lagi saat malam.


Ketika itu pelaku tinggal di perumahan Duta Garden, kawasan Juru Mudi Baru, Benda, Tangerang, Banten, hingga tanggal 16 Juni.


Namun, mereka pindah ke hotel Fave di kawasan Puri Kembangan untuk menghindari warga yang curiga. Hasil pengamatan di TKP, para tersangka menginap di kamar 826 sejak tanggal 17-20 Juni 2017.


Setelah itu, pelaku berangkat ke Malaysia dan menginap di sana selama tiga hari, tanggal 20-23 Juni. Dari sana, tiga tersangka (buron) kembali ke Taiwan. Sedangkan empat lainnya, kembali ke Indonesia. Antara lain, Lin Ming Hui (tewas ditembak), Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu dan Hsu Yung Li.


Keempatnya, menginap di Hotel Mustika kawasan Taman Sari, Jakbar. "Mereka ke Malaysia karena merasa dicurigai. Balik ke Jakarta tapi tidak ke rumah, tapi ke hotel Taman Sari. Selama di sana, sempat tiga kali ke Anyer," tambah dia.


Kemudian keempat tersangka ditangkap tim gabungan PMJ dan Polresta Depok berikut barang bukti sabu seberat satu ton dikawasan Anyer, Banten, 13 Juli lalu.


Setelah melakukan pengembangan, aparat gabungan PMJ, Polda Kepulauan Riau, Bea Cukai dan Bea Cukai Batam mengamankan kapal dengan nama Wanderlust di perairan Mapor-Tanjung Berakit, Batam, dua hari kemudian. Tepatnya tanggal 15 Juli.


Kapal itu merupakan kapal besar pembawa sabu satu ton sebelum sampai di Anyer. Untuk sampai di Anyer, pengangkutan dilanjutkan dengan perahu karet.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore