
Tiga wanita penghibur yang kerap menjanjakan narkoba kepada pelanggan warung adalah Yuyun Oktavia, Cicik Kristianto dan Dwi Yuli Susilowati menuju ruang sidang. (Yog/JawaPos)
JawaPos.com - Proses hukum sindikat pengedar narkoba asal Banyuwangi terus berlanjut. Perkara yang menyeret Tomi Okta Siswanto sebagai otak pelaku itu setidaknya menyeret 3 jaringan pengedar di wilayah Kota Pudak.
Ketiganya merupakan wanita penghibur yang kerap menjanjakan narkoba kepada pelanggan warung. Mereka adalah Yuyun Oktavia, Cicik Kristianto dan Dwi Yuli Susilowati. Ketiganya merupakan wanita penghibur yang menjadi kaki tangan bandar.
"Jual per poket 300 ribu kepada pelanggan warung," ungkap Yuyun.
Perempuan asal Desa Sembayat Kecamatan Manyar itu juga kerap berpesta sabu dengan rekannya Cicik. Awal mula kecanduannya bermula saat kerap menemani tamunya meneguk miras.
"Saya pakai agar kuat dan tidak ikut mabuk," bebernya.
Pasokan obat memabukkan itu diperoleh dari Yuli. Kekasih sekaligus kaki tangan dari bandar kakap Tomi Okta.
"Sudah dua tahun berbisnis. Sabu yang didapat juga saya jual kepada para tamu untuk menambah penghasilan," ungkapnya.
Sindikat peredaran narkoba tersebut akhirnya terbongkar dalam operasi tangkap tangan pada Juli lalu. Saat itu, Satreskoba Polres Gresik mengamankan Tomi dan jaringannya di wilayah hotel Kota Surabaya.
Barang bukti yang berhasil diamankan pun cukup fantastis. Yakni 171 butir pil ineks serta sabu dalam berbagai klip dengan total sekitar 577 gram. "Pemeriksaan terdakwa Tomi kami tunda pekan depan. Harap pihak JPU segera mempersiapkan berkas dakwaan," ujar Hakim Ketua Donald Everly Malubaya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
