Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Mei 2017 | 15.51 WIB

MUI: Agama Apapun Tak Ada yang Mentolerir Tindakan Teror

Tim Gegana sedang menyusuri TKP ledakan bom Kampung Melayu, Jakarta Timur. - Image

Tim Gegana sedang menyusuri TKP ledakan bom Kampung Melayu, Jakarta Timur.

JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras tindakan teror bom yang terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu malam (24/5). Apalagi bom tersebut menewaskan korban sipil dan anggota kepolisian.


"Kami mengutuk keras tindakan keji dan bentuk-bentuk teror tersebut. Islam dan umatnya pasti mengutuk keras bentuk-bentuk teror tersebut," tegas Wakil Ketua Umum dan Perundangan-undangan MUI Ikhsan Abdullah dalam keterangan yang diterima JawaPos.com, Kamis (25/5).


Dia menuturkan,  dia, teror bom itu tidak sesuai dengan prinsip-prinsip agama Islam yang penuh rahmat dan kasih sayang sesama umat. Begitu pula dengan agama lainnya. "Agama apapun tidak ada yang mentolerir tindakan teror apalagi bom bunuh diri," sebutnya.


Ikhsan mengatakan, perilaku tersebut dapat dipastikan hanya dilakukan bagi mereka yang mengabaikan keimanan dan kelompok-kelompok yang tidak ingin Indonesia tenang, damai, dan harmoni.


"Lebih-lebih bom ini terjadi saat-saat umat Islam sedang mempersiapkan diri menyongsong bulan suci Ramadan. Bulan penuh rahmat kasih sayang dan penuh berkah," ujarnya.


Ikhsan berharap polisi segera mengusut tuntas pelaku bom bunuh diri dan jaringannya. "Serta dapat segera menangkap otak di balik bom bunuh diri yang sesungguhnya," harapnya.


Begitu juga dengan masyarakat untuk melawan tindakan teror tersebut dan tidak perlu takut. "Karena bila kita takut maka semakin berhasil upaya teror itu," sambungnya.


Upaya melawan teror itu dengan cara memperkokoh silaturahim, menyemarakan gerakan sosial keagamaan dan syiar di lingkungan masing-masing, seperti di surau, masjid serta bentuk syiar Islam lainnya  bersama ulama dan umarah.


"Sehingga upaya apapun yang akan merongrong bangsa Indonesia harus dipastikan gagal total. Karena kuncinya adalah kesatuan dan kekuatan umat," pungkas Ikhsan. (dna/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore