
Menkop Ferry Juliantono bersama Wakil Ketua Umum MUI, Cholil Nafis menandatangai MOU penguatan ekosistem koperasi, khususnya dalam mendukung program prioritas nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta pengembangan koperasi syariah di seluruh Indonesia. (Istimewa).
JawaPos.com — Kementerian Koperasi resmi menjalin kemitraan strategis dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Langkah ini menjadi upaya konkret dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat berbasis koperasi.
Kerja sama tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem koperasi nasional. Fokus utamanya mencakup dukungan terhadap program prioritas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta pengembangan koperasi syariah di berbagai daerah.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak berhenti pada aspek seremonial, melainkan harus berlanjut pada aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kerja sama ini harus menjadi langkah nyata. Kita ingin koperasi, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, menjadi pusat distribusi, pusat produksi, sekaligus instrumen pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Ferry.
Ia memaparkan, saat ini lebih dari 83 ribu koperasi desa telah berbadan hukum, dengan puluhan ribu di antaranya sudah memasuki tahap pembangunan fisik. Ke depan, koperasi akan didorong menjalankan tiga fungsi utama, yakni sebagai distributor kebutuhan pokok, off-taker produk masyarakat, serta penyalur program pemerintah.
Ferry juga menekankan pentingnya peran MUI yang menaungi 87 organisasi kemasyarakatan Islam sebagai kekuatan strategis dalam memperluas produksi dan distribusi produk halal berbasis koperasi.
“Kami akan prioritaskan produk-produk dari UMKM dan ormas Islam untuk masuk ke gerai-gerai koperasi desa. LPDB juga akan hadir untuk mengkurasi, menginkubasi, dan membiayai agar produk tersebut mampu bersaing,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis menyambut positif kerja sama ini sebagai langkah memperkuat kemandirian ekonomi umat. Ia menilai, besarnya potensi umat Islam di Indonesia perlu diiringi dengan peningkatan peran dalam sektor ekonomi melalui koperasi dan sistem syariah.
“Kita ingin dari sekadar saling memahami (tafahum), meningkat menjadi saling tolong-menolong (ta’awun), hingga saling melindungi (takaful). Ini adalah langkah penting untuk membangun kedaulatan ekonomi umat,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman menegaskan kesiapan lembaganya dalam mendukung implementasi kerja sama melalui skema pembiayaan yang tepat sasaran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022