Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Agustus 2024 | 04.05 WIB

Usai Diperiksa KPK, Eks Caleg PDIP Curiga Gagal Dilantik jadi Anggota DPR Gegara Kasus Harun Masiku

Mantan calon anggota (caleg) DPR RI PDI Perjuangan yang saat ini menjabat Ketua DPW PSI Kalimantan Barat, Alexius Akim usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (5/8). (Ist)

 

JawaPos.com - Mantan calon anggota (caleg) DPR RI PDI Perjuangan Alexius Akim mengaku didalami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI yang melibatkan buron Harun Masiku. Alexius mengaku dirinya pun gagal dilantik jadi Anggota DPR RI periode 2019-2024.
 
"Ya seperti itu (kasus dugaan suap Harun Masiku)," kata Alexius usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (5/8).
 
Ia mengaku dirinya seharusnya dilantik sebagai Anggota DPR RI pada Pemilu 2019. 
 
 
"Ya jadi yang banyak berkaitan dengan masalah saya sendiri karena saya waktu itu ikut Pemilu 2019, yang jelas saya yang harusnya dilantik, tapi saya kan diberhentikan," ucap Alexius.
 
Belakangan ia mencurigai, dirinya gagal dilantik sebagai anggota dewan gegara kasus dugaan suap PAW Anggota DPR RI yang melibatkan Harun Masiku. Namun, ia mengklaim, tidak mengenal sosok Harun Masiku.
 
"Alasannya nggak jelas. Saya tidak mencurigai siapa-siapa tapi jelas mungkin akhirnya mirip-mirip," ujar Alexius.
 
Alexius menyatakan dirinya kini berlabuh ke menjadi kader PSI. Bahkan, Alexius kini menjabat sebagai Ketua DPW PSI Kalimantan Barat.
 
"Iya betul (Ketua DPW PSI Kalimantan Barat)," ungkap Alexius.
 
 
Terpisah, juru bicara KPK Tessa Mahardika menyatakan, pemeriksaan terhadap Alexius masih berkaitan dengan dugaan suap yang dilakukan Harun Masiku. Hal itu juga untuk mencari petunjuk terkait keberadaan Harun Masiku.
 
"Tentunya pemeriksaan yang bersangkutan masih terkait pemberian hadiah atau janji yang dilakukan HM atau pun hal-hal seputar perkara dimaksud, baik itu pencarian atau posisi tersangka HM atau hal-hal lainnya yang menurut penyidik dibutuhkan keterangannya untuk diklarifikasi," ujar Tessa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
 
Lebih lanjut, Tessa tidak bisa mengungkap secara rinci terkait keberadaan Harun. Ia memastikan, penyidik KPK masih berupaya mencari Harun Masiku.
 
"Saya tidak bisa membuka itu karena penyidiknya belum membuka," pungkasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore