JawaPos.com - Insiden anjloknya KA Argo Semeru di Kulon Progo ternyata berdampak besar bagi perjalanan kereta api dari wilayah diluar Daerah Operasional (Daop) 6 Jogjakarta.
Dampak tersebut juga dirasakan PT KAI Daop 7 Madiun yang harus mengalihkan sembilan perjalanan kereta api jarak jauh ke jalur utara.
Kereta yang dialihkan antara lain tujuan Jakarta dan juga Bandung dari Stasiun Blitar yang sedianya lewat jalur selatan, untuk sementara dialihkan lewat Utara.
"Untuk meminimalisir dampak keterlambatan pada KA-KA lainnya, KAI melakukan rekayasa pola operasi dengan memutar KA-KA yang seharusnya melalui petak jalan Yogyakarta-Kutoarjo (jalur selatan), dialihkan dengan melalui petak jalan Semarang (jalur Utara)," ungkap Deputy VP KAI Daop 7 Madiun Irene Margareth Konstantine, di Madiun, Selasa (17/10) seperti dikutip dari Antara.
Kereta api tujuan Jakarta atau Bandung diarahkan melalui Solo ke arah Gundih-Semarang lanjut lewat lintas utara hingga tujuan akhir KA tersebut.
Selengkapnya, sembilan kereta api jarak jauh yang mengalami pengalihan jalur tersebut adalah KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng-Pasarsenen PP, KA Gajayana relasi Malang-Gambir PP, KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong PP, KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen PP, KA Wijayakusuma relasi Ketapang-Cilacap PP.
Selanjutnya, KA Mutiara Selatan relasi Surabaya Gubeng-Bandung PP, KA Bima relasi Surabaya Gubeng-Gambir PP, KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung PP, dan KA Malabar relasi Malang-Bandung PP.
"Begitu juga kereta api dari Jakarta, Bandung, menuju ke Madiun, Blitar, Malang, Surabaya, dan Jember juga diarahkan melalui lintas utara," imbuh dia.
Sebagai bentuk tanggung jawab, PT KAI juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan dan perubahan jalur untuk perjalanan kereta api di Daerah Operasi 7 Madiun.
Tidak hanya permintaan maaf, KAI juga memberikan kompensasi berupa pengembalian tiket hingga 100 persen di luar bea pesan, dengan masa pembatalan maksimal 3 hari sejak jadwal keberangkatan.
Hal itu merupakan wujud komitmen KAI dalam memberikan "Service Recovery" bagi pelanggan yang terdampak sesuai aturan yang berlaku.
"KAI mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan KA, karena terganggunya perjalanan dan pelayanan KA. Seluruh petugas sedang berupaya semaksimal agar dapat mengurangi keterlambatan perjalanan dan menormalisasi kembali perjalanan KA," kata Irene.
Diberitakan sebelumnya, KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng-Gambir mengalami anjlok di Km 520+4 petak wilayah jalur Wates-Sentolo, Kelurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, wilayah Daop 6 Yogyakarta, Selasa (17/10) siang.
Akibat kecelakaan itu, beberapa gerbong kereta Argo Semeru terguling. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun beberapa penumpang mengalami luka ringan.