JawaPos Radar

Deklarasi #2019gantipresiden di Aceh Bakal Dihadiri Ribuan Massa

30/08/2018, 16:55 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Deklarasi #2019gantipresiden di Aceh Bakal Dihadiri Ribuan Massa
Ilustrasi, Deklarasi #2019gantipresiden bakal digelar di Aceh (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh akan melakukan deklarasi ganti presiden dengan tagar #2019gantipresiden di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Aceh, Sabtu (1/9) mendatang. Mereka mengklaim kegiatan ini akan dihadiri ribuan massa.

Ketua Panitia Deklarasi T Mustafa My Tiba alias Abu Panglima mengatakan, kegiatan tersebut nantinya dipastikan bakal diikuti ribuan masa khususnya kader PKS  se-Aceh. Hingga kini kepanitiaan sedang mempersiapkan proses izin ke Polresta dan Polda Aceh 

"Betul deklarasi. Alhamdulillah sedang kita lakukan persiapan izin, kemudian panggung sudah kita siapkan, dan kita kampanyekan secara masif, viral di medsos. Kita harap lima ribu sampai sepuluh ribu yang datang," kata T Mustafa di Banda Aceh, Kamis (30/8).

Mustafa yakin deklarasi ini akan mendapatkan dukungan dari semua pihak. Kerena agenda ini sebagai bentuk atau wujud konsolidasi politik seluruh kader PKS dan partai lainnya. Sejauh ini juga banyak permintaan masyarakat umum untuk hadir. “Makanya kita buka untuk umum. Jadi yang kerja generasi muda PKS,” sebutnya.

Deklarasi ini rencananya akan dihadiri para petinggi PKS, seperti inisiator tagar 2019 ganti presiden, Mardani Ali Sera, anggota DPR RI asal Aceh Nasir Djamil, Rafli Kande dan pencipta lagu 2019 Ganti Presiden  Sang Alang. Panitia tidak menargetkan berapa orang yang akan menghadiri deklarasi. 

“Kita tidak target, yang kita wajibkan datang kader muda PKS seluruh Aceh," tambah dia.

Mustafa melanjutkan, bahwa kegiatan deklarasi ini sebagai bentuk konsolidasi pihaknya selaku partai pengusung. Sehingga hal tidak bisa dikait-kaitkan dengan makar atau lainnya. 

"Kalau yang buat bukan partai mungkin dikait-kaitkan dengan makar, tapi kalau yang buat partai ini kan bagian dari konsolidasi," pungkas Mustafa.

Seperti diketahui, penggunakaan tagar #2019gantipresiden sudah masif dan banyak digaungkan sejumlah pihak. Selain itu ada juga berbentuk deklarasi seperti yang dilakukan di beberapa daerah dan kota.

(mal/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up