
ILUSTRASI: Bendera bertuliskan tauhid yang pernah dikibarkan saat aksi damai di Jakarta beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Solo meminta kepada oknum Banser yang membakar bendera bertuliskan kalimat tauhid agar meminta maaf kepada masyarakat. Hal itu perlu dilakukan karena apa yang dilakukan oleh oknum tersebut merupakan tindakan yang menyinggung dan melukai umat Islam.
Selain itu, para pembakar juga harus menyampaikan bahwa apa yang dilakukannya adalah sebuah kesalahan. "Apa yang dilakukan oleh oknum tersebut sudah menyinggung dan melukai hati umat Islam. Agar pembakar bendera itu mengakui kesalahan dan juga minta maaf secara umum kepada umat Islam," kata Ketua MUI Solo, Subari.
Meskipun, lanjut Subari, bahwa apa yang dilakukan oleh oknum tersebut tidak ada niatan untuk melecehkan kalimat tauhid atau umat Islam.
Menurut Subari, apa yang dilakukan oleh pembakar bendera ini tidak hanya menyinggung dan melukai umat Islam yang ada di dalam negeri. Tetapi, pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid sudah melukai umat Islam secara keseluruhan.
Mengingat video soal pembakaran tersebut juga sudah beredar luas melalui media sosial. "Gambar itu (pembakaran bendera) konon sudah menyebar sampai ke luar negeri. Maka yang membakar untuk meminta maaf dengan segala kerendahan hatinya," ucapnya.
Terlebih, lanjut Subari, bendera bertuliskan kalimat tauhid itu tidak memperlihatkan adanya lambang atau identitas dari kelompok yang dimaksud. Seperti dari kelompok HTI atau dari kelompok lainnya. Meski begitu, Subari menyampaikan, bagi oknum yang membakar bendera tersebut harus tetap diproses secara hukum.
Dirinya pun meminta kepada semua pihak untuk menyerahkan penanganan permasalahan ini kepada aparat penegak hukum. "Proses hukum harus tetap jalan, masyarakat percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian," kata Subari mengakhiri wawancara.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
