
DIPERIKSA: Musisi Ahmad Dhani Prasetyo mendatangi Mapolda Jatim dengan mengenakan kaus hitam bertuliskan tauhid, Rabu (24/10).
JawaPos.com – Selama sekitar 6 jam lebih, musisi Ahmad Dhani menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Timur, Rabu (24/10). Ia sedianya dimintai keterangan terkait dengan kasus dugaan penipuan dan penggelapan proyek villa di Batu.
Sewaktu mendatangi markas kepolisian, suami Mulan Jameela tersebut terlihat mengenakan kasus hitam bertuliskan kalimat tauhid berwarna putih di bagian dada. Kaus tersebut sontak membuat para wartawan yang biasa meliput di Mapolda penasaran.
Kepada media, Ahmad Dhani pun blak-blakan. Ia mengaku menyablon sendiri kausnya pada Selasa (23/10). Ia sengaja mengenakan kasus bertuliskan tauhid, pascaramai isu pembakaran bendera tauhid oleh oknum banser.
"Ya, tentunya lah (ada kaitannya dengan insiden pembakaran bendera tauhid oleh oknum banser). Sebenarnya ini bentuk bahwa, ini adalah kaus tauhid, ngono lho. Sah-sah saja. Menurut habib saya, untuk menangkal jin-jin kelas teri," kata Ahmad Dhani di Mapolda Jawa Timur, Kamis (25/10).
Bukan sekedar kelakar mengusir jin kelas teri. Ahmad Dhani mengaku ingin menunjukkan bahwa sah-sah saja memakai kaus bertuliskan tauhid. Termasuk, membawa bendera Ar-Rayah yang notabene juga bertuliskan tauhid. Dia beralasan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa bendera Ar-Rayah bukan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)
Untuk itu, Ahmad Dhani berpendapat jika memang perlu ada bentuk sosialisasi terhadap hal-hal semacam itu. "Bukan saya pakai kaus ini mau sok-sokan supaya bebas gangguan jin dan lain-lain lho ya," jelas Ahmad Dhani.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
