
TABLOID KONTROVERSI: Pengecekan tabloid Indonesia Barokah di Kantor Sentral Pengolahan Pos Jogjakarta, Kamis (24/1)
JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) menunggu instruksi dari Bawaslu Pusat. Terkait tindak lanjut tabloid Indonesia Barokah yang sementara ini ditahan di beberapa Kantor Pos di DIJ.
"Kami masih menunggu tindak lanjut dari Bawaslu RI, karena ini tidak hanya terjadi di DIJ," kata Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran, Bawaslu DIJ, Sri Rahayu Werdaningsih, Kamis (24/1) sore.
Dikatakannya, tabloid-tabloid yang telah dicek di beberapa Kantor Pos tersebut belum masuk kategori temuan Panitia Pengawas Pemilu. Sebagai bentuk pelanggaran pada masa kampanye. "Itu belum temuan. Kami hanya melakukan pengecekan saja, bersama dengan petugas kepolisian," katanya.
Pengecekan dilakukan karena pada Rabu (23/1) sore pihaknya mendapatkan informasi tabloid itu beredar di Kabupaten Gunungkidul. Kemudian pada Kamis (24/1) dilakukan koordinasi dengan kepolisian, sekaligus mengecek di beberapa Kantor Pos di DIJ.
"Pendataan bersama dengan kepolisian. Hari ini kami juga langsung laporkan ke Bawaslu RI, berkonsultasi mengenai tindak lanjut ke depannya," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, sebanyak 21 karung yang diduga isinya 6 ribu eksemplar tabloid Indonesia Barokah yang akan dikirim ke masjid dan pondok pesantren di Jogjakarta ditahan di Kantor Sentral Pengolahan Pos Jogjakarta, Jalan Plemburan, Kabupaten Sleman.
Tabloid kontroversi itu sementara belum diedarkan, menunggu koordinasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, pada Kamis (24/1). "Total yang masuk hari ini ada 21 karung dengan 2000 bungkus. Isi per bungkus ada 3 eksemplar. Jadi 6 ribuan eksemplar, sementara ditahan dulu," kata Arjuna Al Ichsan Siregar, Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Sleman saat ditemui di Kantor Sentral Pengolahan Pos Jogjakarta.
Untuk di Kabupaten Gunungkidul, ratusan bungkus yang berisi tabloid Indonesia Barokah juga didata. Paket itu sudah berada di Kantor Pos tersebar di 14 kecamatan. "Kami masih menunggu instruksi dari Bawaslu DIJ," kata Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono.
Kemasan di Kantor Pos Gunungkidul juga ada kemiripan dengan yang berada di Kantor Sentral Pengolahan Pos Jogjakarta. Yakni per bungkus terdapat 3 eksemplar tabloid.
Untuk Kantor Pos yang di Gunungkidul di antaranya di Kecamatan Playen 117 bungkus; Semanu ada 105. Kemudian Rongkop sebanyak 105. Lalu di Karangmojo 118 bungkus; Girisubo 30; Nglipar 92; Patuk 125; Tepus 67; Ngawen 89; Gedangsari 122; Wonosari 165; Tanjungsari 70; serta Panggang ada 86.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022