
KASUS NARKOTIKA: Kedua pelaku, seniman lukis dan WNA Asing ditangkap Polresta Jogjakarta karena menyalahgunakan ganja.
JawaPos.com - Tommy, seniman lukis yang tinggal di daerah Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) menganggap ganja adalah suatu kebaikan. Maka tak ayal, pria 40 tahun tersebut harus berurusan dengan aparat kepolisian. Sebelumnya, Tommy juga pernah ditangkap dengan kasus serupa penyalahgunaan ganja pada 2012 silam.
"Betul sekali, pernah sekali ketangkap pada 2012. Ganja adalah kebaikan dan kebenaran," kata Tommy, di Mapolresta Kota Jogjakarta, Senin (22/10).
Ia juga mengaku profesinya adalah seorang pelukis. Memakai ganja ini, telah dijalaninya selama sekitar 30 tahun terakhir. "Saya sudah 30 tahun makai ganja untuk kesehatan saya. Selama makai ganja tidak pernah kena flu atau sakit, stabil terus. Kalau nggak pakai gampang terkena flu dan emosi yang tinggi, mudah marah," katanya.
Ganja, menurutnya bisa membuat emosi seseorang lebih stabil. Serta memberikan inspirasi kepada seseorang. "Kalau sesuatu ada yang disalahgunakan, pasti ada (sesuatu) kegunaan yang benar," katanya.
Sebelumnya diketahui, Tommy seorang seniman lukis ditangkap bersama rekannya, KNK, 69, Warga Negara Asing (WNA) asal Jepang pada Minggu (21/10). Keduanya diamankan oleh petugas dari Polresta Jogjakarta karena melakukan penyalahgunaan ganja.
Selain beberapa tanaman ganja, juga ada ganja kering yang dikemas dalam bentuk paket, dimasukkan ke dalam toples, maupun boks kue. Atas perbuatannya, keduanya disangkakan UU narkotika nomor 35 tepatnya pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 127 ayat (1).

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
