
MENGUNGSI: Warga tampak meninggalkan lokasi kebakaran di TPA Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Minggu (21/10).
JawaPos.com - Puluhan Kepala Keluarga (KK) yang selama ini tinggal di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo, di Jatirejo, Mojosongo, Jebres mengungsi. Mereka memilih untuk meninggalkan rumah mereka karena asap dari kebakaran sampah sudah sampai ke pemukiman warga.
Untuk sementara warga tinggal di rumah saudara mereka yang berlokasi jauh dari lokasi TPA.Â
Salah seorang warga Jatirejo, Joko S Parmin, 48, mengatakan, sejak kebakaran terjadi asap langsung masuk ke pemukiman warga.
"Sudah puluhan KK yang mengungsi, mereka untuk sementara tinggal di rumah saudara yang ada cukup jauh dari lokasi," terang Joko kepada JawaPos.com, Minggu (21/10). Warga yang mengungsi kebanyakan adalah perempuan dan anak-anak. Â
Sedangkan untuk kepala rumah tangga, memilih tetap bertahan di lokasi. Meskipun, mereka juga cukup terganggu dengan tebalnya asap yang mengepul dari tumpukan sampah di TPA tersebut. Sebagian warga yang terpaksa bertahan lantaran mata pencaharian mereka dari sampah. Selain itu, banyak warga yang memiliki hewan ternak. Jika mereka ikut mengungsi maka tidak ada yang mengawasi hewan ternak mereka.
"Kalau saya masih bertahan di sini, masih mengurus hewan ternak. Ada beberapa sapi yang digembalakan di sini, jadi tetap bertahan. Kalau yang mengungsi itu perempuan dan anak-anak, " ungkapnya.
Joko pun berharap pemerintah Solo cepat tanggap untuk mengatasi masalah ini. Menurutnya, kebakaran yang terjadi di TPA sangat sulit dipadamkan. Butuh berhari-hari untuk bisa menuntaskan kobaran api.
"Ya harapannya cepat ada solusi, karena ini pasti lama. Efek dari asap ini akan bertahan hingga beberapa hari," ungkapnya. Selain di Mojosongo, dampak kebakaran sampah di TPA juga sampai di wilayah Kabupaten Karanganyar.
Salah satu warga Plesungan, Karanganyar, Sri Wina menuturkan, saat malam hari asap kebakaran sempat masuk ke perkampungannya. Tetapi, setelah pagi hari sudah agak menghilang. "Semalam anginnya ke utara jadi dampaknya sampai sini, kalau pagi tadi anginya ke timur jadi tidak sampai ke sini," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
