Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Desember 2018 | 02.03 WIB

Basmi Peredaran Narkoba Jelang Tahun Baru, Seribu Personel Dikerahkan

Polda Metro Jaya kerahkan 1.000 personel antisipasi peredaran narkoba jelang pergantian tahun baru - Image

Polda Metro Jaya kerahkan 1.000 personel antisipasi peredaran narkoba jelang pergantian tahun baru

JawaPos.com - Pergantian tahun dan peredaran narkoba bisa diibaratkan dua sisi koin. Tidak bisa dipisahkan. Fakta yang tidak bisa dibungkam adalah permintaan narkoba yang menggemuk. Padahal, pihak Korps Bhayangkara terus menggulung para pemasoknya.


Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono menyampaikan, pihaknya telah memetakan anggota untuk menghentikan peredaran narkoba.


Personel yang dikerahkan lebih dari seribu orang. Pengamanan dilakukan sebelum perayaan Natal hingga setelah pergantian tahun.


Kelab malam menjadi salah satu objek pengamanan oleh petugas. Kepolisian tidak bekerja sendirian. Mereka menggandeng personel TNI untuk melakukan pengamanan Natal dan tahun baru. "Kalau dari Mabes Polri, ada sekitar 94.946 personel yang dibagi ke polda-polda," ujarnya kepada Jawa Pos Sabtu (15/12).


Mantan Kapolres Nunukan, Kalimantan Timur, itu menjamin tidak ada anggota kepolisian yang akan terlibat dalam peredaran narkoba. Namun, jika ada anggota yang terlibat, sanksi berat menanti.


Argo juga meminta seluruh pengelola kelab malam tidak coba-coba mengedarkan narkoba. Terutama kelab malam yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Razia jelas akan dilakukan. Baik secara diam-diam maupun terang-terangan. "Kami akan mantengin dari jauh. Nggak main-main pokoknya. Selama masih di wilayah hukum Polda Metro Jaya, kami akan kejar," tegas polisi berpangkat tiga melati itu.


Mabes Polri mencatat, ada sedikitnya 57.946 objek yang akan diamankan pada pergantian tahun. Anggota dari lintas direktorat di polda dikerahkan. Bukan hanya anggota dari direktorat kriminal umum, personel direktorat narkoba juga diterjunkan.


Dia juga menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan banyak pihak. Salah satunya Badan Narkotika Nasional (BNN). Kerja sama dilakukan untuk menekan angka peredaran narkoba.


Sementara itu, hingga kemarin (16/12) Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Malam Jakarta Erick Halauwet tidak merespons telepon Jawa Pos. Koran ini berusaha menghubungi Erick pada Kamis (13/12) dan Jumat (14/12). Tidak hanya melalui telepon, Jawa Pos juga menghubungi lewat pesan singkat (WhatsApp). Namun sayang, Erick tidak membalas. 

Editor: Ilham Safutra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore