
Terpidana kasus penembakan pelajar SMKN 4 Semarang Gamma Risynatta Oktavandi, Robig Zainudin dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Jawa Tengah (Jateng) ke Nusakambangan. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com - Terpidana kasus penembakan pelajar SMKN 4 Semarang Gamma Risynatta Oktavandi, Robig Zainudin dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Jawa Tengah (Jateng) ke Nusakambangan, Cilacap. Langkah itu diambil menyusul dugaan Robig mengendalikan peredaran narkoba di lapas tersebut.
Berdasar pemberitaan Radar Semarang (Jawa Pos Group) yang dikutip pada Jumat (24/4), Robig sudah diperiksa sebelum dipindahkan ke Nusakambangan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada bukti yang bersangkutan mengendalikan peredaran narkoba di Lapas Kelas I Semarang. Kesimpulan itu diambil setelah dilakukan tes urine dan penggeledahan sel.
”Telah kami lakukan penggeledahan sidak (inspeksi mendadak), di kamarnya nihil, tidak ditemukan barang terlarang seperti handphone, (tes urine) hasilnya negatif,” kata Kepala Lapas Kelas I Semarang Ahmad Tohari saat diwawancarai di kantornya.
Lantas mengapa Robig dipindahkan ke Nusakambangan? Ahmad Tohari menyampaikan bahwa keputusan itu diambil sebagai bagian dari langkah pencegahan. Dia mengakui bahwa dugaan pengendalian jaringan narkoba dari dalam lapas yang tidak terbukti ditindaklanjuti agar tidak sampai terjadi. Selain itu, hukuman yang dijatuhkan terhadap Robig juga cukup tinggi dan masuk risiko tinggi.
”Memang kami cek di data, saat itu banyak pengaduan dari masyarakat terkait keberadaan Robig. Kemudian dari beberapa pengaduan lagi selang beberapa minggu itu ada pemeriksaan dari Polda (Jateng). Pengembangannya, nilai kebenarannya masih proses di Polda Jateng,” bebernya.
Berdasar informasi tersebut, lanjut Ahmad Tohari, pihaknya melakukan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Hasilnya, demi menunjang proses keamanan di dalam Lapas Kelas I Semarang dan untuk mencegah pengendalian narkoba, Robiq dipindahkan ke Nusakambangan. Di pulau tersebut, Robig akan menempati salah satu sel di Lapas Kelas II A Gladakan.
Baca Juga:Bukan Ikan! Kokain Seberat 22 Kg 'Terdampar' di Pantai Sumenep, Polisi Selidiki Jalur Narkoba Laut
”Untuk memutus mata rantai, menjaga-jaga pengendalian di luar lapas. Tapi, keterlibatan (Robig) itu masih diduga, kami belum memastikan,” ujarnya.
Pemindahan Robig ke Nusakambangan bukan dilakukan pada Kamis (23/4) bersama ratusan narapidana lainnya. Melainkan sudah berlangsung sejak Februari lalu. Dia dipindahkan bersama 39 narapidana beresiko tinggi lainnya. Selain pengamanan, dan ketertiban, faktor pemindahan adalah pembinaan kemandirian dan kerohanian serta masalah over kapasitas.
”Pemindahan itu bukan hanya Robig sendiri. Untuk Robig memang ke Lapas Gladakan itu kategori resiko tinggi,” imbuhnya.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
