Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 April 2019 | 21.59 WIB

OTT Money Politics Juga Terjadi di Jogja

ILUSTRASI: Politik Uang - Image

ILUSTRASI: Politik Uang

JawaPos.com - Kapolda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Irjen Pol Dofiri mengungkapkan adanya informasi perihal Operasi Tangkap Tangan (OTT) money politic sebelum pencoblosan di Kota Gudeg. Namun, pihkaknya masih enggan membeberkan lebih lanjut.

"Memang informasi itu ada, tapi ini kewenangan Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu). Kami tidak ikut campur," kata Dofiri, di sela pemantauan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 15 Panembahan, Kota Jogjakarta, DIJ, Rabu (17/4).

Mengenai kapan dilakukan OTT dan siapa pelakunya, ia sendiri tak mempunyai kewenangan. Dofiri mempersilakan agar bertanya kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). "Gakkumdu yang akan memutuskan apakah itu masuk ranah money politics atau lainnya. Kami hanya mendapatkan informasi saja, silakan tanya ke Bawaslu," ucapnya.

Terpisah, Ketua Bawaslu DIJ, Bagus Sarwono membenarkan adanya OTT itu. Yakni di Kota Jogjakarta ada 1 orang dan di Bawaslu DIJ juga 1 orang. "Ya benar, di Kota (Jogjakarta) ada 1 dan di Bawaslu DIJ 1," katanya.

Namun ia sendiri belum menyebut siapa pelaku dan dari partai mana. Pihaknya saat ini masih fokus pada pengawasan pemungutan suara.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore