
KOTA LAYAK ANAK: Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (PPPA), Lenny N Rosalin saat memberikan penjelasan, Senin (15/10).
JawaPos.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyebutkan, sampai saat ini masih ada 128 kabupaten/kota di Indonesia yang belum menyelenggarakan sebagai kota layak anak (KLA). Jumlah ini mencapai 25 persen dari total kabupaten/kota yang sudah menyelenggarakan KLA. Sedangkan kabupaten/kota yang sudah menyelenggarakan KLA mencapai 386.
"Beberapa penyebab yang membuat kabupaten/kota tersebut belum bisa menyelenggarakan KLA, salah satunya adalah adanya pergantian pimpinan. Mulai dari kepala daerah, kepala OPD dan juga permasalahan lainnya," terang Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny N Rosalin kepada JawaPos.com, Senin (15/10).
Maka dari itu, Lenny menambahkan, pihaknya mendorong agar 128 kabupaten/kota tersebut bisa segera menyelenggarakan KLA. Terlebih Kemen PPPA menargetkan di tahun 2030 mendatang Indonesia menjadi Layak Anak (IDOLA). Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai percepatan kabupaten/kota layak anak (KLA) yang diselenggarakan di Kota Solo selama tiga hari yakni mulai Senin-Rabu (15-17/10).
"Tujuannya adalah untuk membangun komitmen, berpartisipasi dan peran aktif para pemangku kepentingan untuk percepatan KLA di kabupaten/kota yang belum melakukan inisiasi pembangunan KLA," terangnya.
Di samping itu juga memberikan contoh pelaksanaan KLA di Kota Solo dan Surabaya sebagai kota penerima penghargaan KLA kategori utama.
Selain mengadakan Rakor, nantinya para pimpinan dari 128 kabupaten/kota ini juga akan diajak serta mengunjungi sejumlah tempat yang masuk kategori layak anak. Puskesmas, sekolah ramah anak, taman cerdas, radio anak dan juga tempat lainnya. Diharapkan kunjungan bisa dijadikan contoh dalam menyelenggarakan KLA.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022