
Kondisi banjir saat menerjang kawasan Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.
JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) terus mengintenvarisir dampak kerusakan yang bergantian menerjang 11 kabupaten/kota di Sumbar sejak Rabu, (10/10) lalu. Dari catatan terakhir, peristiwa banjir dan longsor yang terjadi di berbagai daerah itu telah merenggut tujuh nyawa manusia.
Tiga korban di Nagari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman dan empat korban lainnya di Nagari Tanjuang Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar.
Disamping itu, 19 orang warga yang sebelumnya sempat terkepung banjir dan longsor di beberapa daerah berhasil selamat. "Tapi ada satu korban yang masih dicari tim BPBD gabungan di Kabupaten Tanah Datar," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur, Minggu (14/10).
Selain itu, data sementara rumah yang terdampak banjir dan longsor mencapai 816 unit. Kemudian, dua unit sekolah, dan tiga masjid juga turut terdampak bencana. "Kita masih melakukan pendataan. Termasuk kepastian jumlah rumah yang rusak. Sebab, kalau yang terendam banyak, yang rusak belum dipastikan," katanya.
Selain kerusakan di atas, banjir juga merusak tiga 5 unit jembatan yang tersebar di Pasaman, Pasaman Barat, Padang Pariaman dan Tanah Datar. Kerusakan jembatan juga beragam. Mulai rusak sedang hingga berat. "Kalau jumlah lahan pertanian rusak, kita belum bisa pastikan. Sebab, masih dalam pendataan," kata Rumainur.
Seperti diketahui, intensitas hujan lebat deras terus mengguyur Sumbar hingga Sabtu (13/10) terus menuai bencana. Akibatnya, daerah yang terdampak banjir dan longsor pun terus meluas.
Dari informasi yang diterima, jumlah daerah yang diterjang bencana banjir dan longsor mencapai 11 kabupaten/kota. Yakni kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Lima Puluh Kota dan kabupaten Tanah Datar. Kemudian Kota Sawahlunto, kabupaten Agam, Sijunjung, Mentawai dan kabupaten Solok.
Sebelumnya, Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun BIM Kabupaten Padang Pariaman memprediksi, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terus terjadi di sejumlah daerah Sumbar hingga akhir November mendatang.
Kondisi cuaca tersebut, berpotensi terjadinya bencana di titik yang rawan longsor dan banjir. "Untuk bulan oktober hingga november ini secara klimatologis merupakan bulan dengan curah hujan yang tinggi dibandingkan bulan lainnya. Sehingga kondisi cuaca diprediksi masih didominasi dengan hujan sedang hingga lebat mulai dari siang hari hingga malam hari, " ujar Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun BIM, Yudha Nugraha.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022