
KEKERINGAN: Bencana kekeringan yang berkepanjangan membuat warga di Kabupaten Gunungkidul mencari sumber mata air alternatif dari dalam gua.
JawaPos.com – Bencana kekeringan berkepenjangan membuat warga di Kabupaten Gunungkidul terus berupaya mencari sumber air bersih alternatif untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satunya dilakukan dengan mengambil air dari sumber mata air terdekat yakni dari dalam gua.
Selain dirasa lebih solutif, warga tidak ingin terlalu bergantung dengan dropping air bersih. Belum lama ini warga di Dusun Blado, Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, tak sengaja menemukan sumber air di dalam sebuah gua. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat pun telah melakukan pengecekan dan dikoordinasikan upaya tindaklanjutnya.
Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan, temuan sumber air itu telah dicek beberapa waktu lalu. "Sudah saya perintahkan Sekda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk dilakukan pengecekan. Kalau memang memungkinkan kita upayakan menaikkan air tersebut," katanya baru-baru ini.
Kalau memang memungkinkan, maka pihaknya akan memfasilitasinya. Serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi maupun sampai ke Pusat. "Jika memang bisa akan koordinasi dengan provinsi hingga pemerintah pusat. Tentunya kami membutuhkan dana tidak sedikit," katanya.
Sementara itu, Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Gunungkidul Drajat Ruswandono menambahkan, perintah untuk pengecekan itu memang sudah diberikan. Pihaknya dalam waktu dekat ini akan meninjaunya untuk melihat potensi yang ada. "Kalau sumber air itu dari sungai-sungai kecil bawah tanah, kemungkinan sulit mengangkatnya ke atas. Kami akan kroscek," ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Dusun Blado, Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Witanto mengatakan, gua dengan sumber air itu ditemukan oleh warganya bernama Jumakir. Saat ia bersama 3 rekannya sedang mencari kelelawar. "Air yang ditemukan itu cukup jernih, debitnya juga besar," katanya, kepada wartawan.
Setelah temuan sumber air itu, warganya pun telah mulai mengambilnya. Meski kondisi medannya cukup sulit, karena masih terjal. Warga harus merangkak selama 20 menit di dalam lorong Gua untuk mencapai sumber air itu. Sebab dengan memakai alat penyedot berupa pompa listrik dengan genset, masih gagal. "Sudah diambil dengan jerigen," ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022