
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepas jenazah Kepala Sekolah yang tewas di Tol Cipali, Sabtu (6/10) malam.
JawaPos.com - Kepala Sekolah SMPN 247 Mampang Slamet Supardiono, 55, Jakarta Selatan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang dialaminya di kawasan tol Cipali KM 163, Sabtu (6/10). Almarhum rencananya dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogjakarta.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun ikut melepas kepergian jenazah yang akan dimakamkan pada hari ini, Minggu (7/10). Almarhum ditemani anak dan istrinya berangkat menggunakan ambulans ketempat perisitirahatan terakhirnya pada Sabtu (6/10) malam.
"Hati-hati ya bu, semoga selamat sampai tujuan. Pak sopir kalau ngantuk menepi dulu (sambil memegang pintu mobil)," ungkap mantan Menteri Pendidikan itu, Sabtu (6/10) malam.
Anies memastikan akan menanggung semua biaya atas kecelakaan yang dialami Slamet. Mulai dari biaya rumah sakit, perjalanan jenazah sampai di rumah duka di kawasan Kampung Baru RT 6 RW 7, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
"Terkait dengan semua biaya dari mulai disana sampai disini, semuanya dicover," ujar Anies saat dirumah duka.
Anies menambahkan korban akan mendapatkan santunan tambahan dari Taspen jika memang almarhum masuk dalam penilaian meninggal saat menjalani tugas. "Semua yang menjadi hak Almarhum akan kami tunaikan, sesuai dengan ketentuan," imbuh Anies.
Atas kepergiannya, Slamet Supardiono meninggalkan 3 orang anak, dua diantaranya sudah menyelesaikan sekolahnya diperguruan tinggiz. Sementara anak bungsunya masih duduk dikelas XI (sepuluh) SMA. Anies pun mengatakan Pemprov akan menanggung biaya sekolah anak bungsu Slamet:
"Bagi anak yang masih sekolah, maka kami akan menanggung biaya pendidikannya," ucapnya
Sebelum meninggalkan rumah duka, Anies Baswedan mengatakan dirinya percaya pada ilmu dari seorang guru tidak akan pernah hilang. Dirinya menyampaikan ungkapkan rasa bela sungkawanya untuk keluarga yang ditinggalkan.
"Kami semua merasakan duka. Kami semua percaya bahwa seorang guru ilmunya Insya Allah akan menjadi penghantar pahala bagi Almarhum. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan," ujar Anies.
Sebelumnya Slamet Supardiono sempat mengikuti rangkaian acara yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta di daerah Linggarjati, Kuningan, Jawa Barat. Acara itu turut dihadiri oleh Anies Baswedan. Slamet bergegas pulang karena akan menikahkan anaknya. Sayang nasib nahas terjadi pada Slamet.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
