Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 September 2018 | 17.32 WIB

Rupiah Anjlok, Harga Karet Merosot

ILUSTRASI: Rupiah. - Image

ILUSTRASI: Rupiah.

JawaPos.com - Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berdampak pada komoditi karet. Terbukti dalam beberapa hari terakhir, harga karet merosot.


Ketua Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumatera Selatan (Sumsel) Alex K Eddy mengatakan, naiknya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tidak seiring dengan harga karet internasional. Justru sebaliknya, harga karet cenderung turun.


Minggu lalu, harga karet masih di level US$ 1,34 per kilogram. Sedangkan untuk Rabu (5/9) kemarin, harga karet turun menjadi US$ 1,31 per kilogram. "Jadi melemahnya nilai tukar rupiah ini hanya menguntungkan bagi eksportir," kata Alex saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (6/9).


Menurutnya, ini tugas pemerintah bersama negara-negara penghasil karet lainnya untuk bersama mencari solusi keseimbangan pasar. Sehingga dapat meningkatkan harga jual karet ditingkat internasional.


Gapkindo berharap harga karet bergerak naik ke level US$ 1,8 hingga US$ 2 per kilogram. "Dengan harga ini, maka petani akan mendapatkan harga yang layak," ucap Alex.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore