
ILUSTRASI: Bencana kekeringan di Jawa Tengah semakin parah
JawaPos.com - Musim kemarau berujung kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah telah berdampak pada pertanian warga. Gubernur Ganjar Pranowo mengimbau masyarakat yang kekurangan bahan pangan beras untuk tak beralih mengonsumsi nasi aking.
Ganjar meminta warga yang tinggal di daerah terdampak kekeringan dan kendala pangan untuk tak memakan nasi bekas yang dikeringkan itu karena alasan gizi. "Itu nasi bekas, jangan dimakan. Silahkan lapor ke saya kalau ditemukan kondisi seperti itu," ujarnya, usai mengisi kuliah umum di kampus Politeknik Negeri Semarang, Senin (6/8).
Oleh karenanya, pria berambut putih itu menyarankan warga agar beralih ke umbi-umbian sebagai ganti beras. Menurutnya, tanaman ini memiliki kandungan gizi karbohidrat yang lebih baik ketimbang nasi aking.
Ia menegaskan, bahwa umbi-umbian merupakan bagian dari diversifikasi pangan yang digalakkan pemerintah selain beras. Pengolahan tanaman ini, lanjutnya, juga saat ini terus dikembangkan hingga memiliki bermacam varian rasa.
"Saya anjurkan makan tiwul kalau tidak ada beras. Itu enak dan sehat. Yang penting jangan tidak makan," sambungnya.
Seperti diketahui, provinsi Jawa Tengah sejak sebulan terakhir dilanda cuaca kemarau yang berujung bencana kekeringan ekstrem. Berdasarkan data BPBD Jateng, ada ratusan kecamatan dan desa di 21 Kabupaten/Kota yang terdampak. Terparah yakni Kabupaten Grobogan, disusul Kebumen, Purworejo, Sragen, dan Cilacap.
Kepala BPBD Jateng Sarwa Pramana sebelumnya juga sempat menyebut bahwa fenomena alam ini telah berujung pada terkendalanya pertanian warga di beberapa daerah. Termasuk Kabupaten Pekalongan dan Banyumas, dimana ratusan hektar lahan pertanian di sana sudah mulai tidak bisa ditanami.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
