
EKSPRESI WARGA: Warga Boyolali membawa spanduk dengan berbagai tulisan sebagai bentuk ekspresi kekecewaan terhadap pidato Prabowo.
JawaPos.com - Badan Pemenangan Prabowo-Sandi mendapati adanya mobilisasi atau pengerahan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam aksi 'Tampang Boyolali' yang digelar, Minggu (4/11) pagi. Selain itu, Badan pemenangan juga mendapati adanya sejumlah pelanggaran dan ujaran kebencian dalam aksi tersebut.
"Ada mobilisasi atau pengerahan ASN, seperti camat, kepala desa. Selain itu juga ujaran kebencian yang disampaikan oleh tokoh, kemudian ada baliho spanduk yang mendiskreditkan Prabowo," tegas Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono kepada JawaPos.com, Minggu (4/11).
Dirinya sebenarnya tidak mempermasalahkan adanya luapan ekspresi dari masyarakat Boyolali. Mengingat, hal itu juga diatur dan dilindungi. Tetapi, pihaknya menyayangkan adanya ujaran kebencian dan juga baliho maupun spanduk yang seharusnya tidak menggunakan kata-kata yang tidak seharusnya. Selain itu, Ferry juga menyoroti penggunaan gedung yakni Balai Sidang Mahesa.
"Seharusnya tempat itu tidak boleh digunakan untuk mobilisasi masa untuk kepentingan politik," katanya.
Dengan banyaknya pelanggaran yang dilakukan dalam aksi tersebut, Ferry pun meminta kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk bertindak untuk menyikapi permasalahan ini. Jangan sampai, pelanggaran yang jelas-jelas terlihat ini dibiarkan begitu saja.
"Bawaslu agar segera menindaklanjuti terhadap terjadinya pelanggaran dalam kegiatan silaturahmi tersebut," kata Ferry yang juga sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra tersebut.
Meski begitu, Ferry meminta kepada kubunya untuk tetap tenang dan tidak terpancing. Karena pihaknya meyakini yang disebarkan tersebut tidak benar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022