
Konten kreator, Herri Pras bersama dua kuasa hukumnya melaporkan penggerudukan yang terjadi ke rumahnya ke Polres Bogor (Instagram Herri Pras)
JawaPos.com - Konten kreator Herri Pras kini menjadi sorotan publik setelah kediamannya di Jawa Timur didatangi sejumlah praktisi bela diri pada Senin (2/11). Kedatangan rombongan tersebut turut melibatkan atlet MMA Yudi Cahyadi yang pernah tampil di ajang Road to UFC.
Peristiwa ini dikaitkan dengan kontroversi konten Herri Pras di media sosial yang menyinggung Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Ustaz Adi Hidayat (UAH). Persoalan semakin ramai setelah muncul tantangan duel yang melibatkan Herri dan Yudi Cahyadi.
Lantas, siapa Herri Pras sebenarnya? Bagaimana perjalanan sosok yang dikenal sebagai praktisi pencak silat sekaligus kreator konten tersebut hingga terlibat dalam polemik yang menyita perhatian warganet?
Herri Pras, Pendiri Perguruan Pencak Silat PSGI
Herri Pras dikenal sebagai pendiri Pencak Silat Garuda Indonesia (PSGI). Berdasarkan informasi dari situs resmi perguruannya, organisasi tersebut didirikan oleh Heri Prasetiawan, yang dikenal dengan nama Herri Pras, pada 13 Januari 2017 di Jember, Jawa Timur.
Dalam perguruan tersebut, Herri menjabat sebagai pendiri sekaligus Guru Besar PSGI.
Ketertarikannya terhadap seni bela diri sudah muncul sejak kecil. Ketika berusia delapan tahun, Herri mulai mempelajari pencak tradisional yang diwariskan keluarganya melalui sang kakak dan paman.
Perjalanan beladirinya kemudian berkembang dengan mempelajari sejumlah aliran lain. Beberapa di antaranya adalah Tapak Suci, Taekwondo, capoeira akrobatik, extreme martial arts tricking, Pencak Silat Gerak Binatang (PSGB), serta Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Pengalaman mempelajari berbagai aliran tersebut menjadi salah satu latar belakang Herri mendirikan perguruan sendiri. Dengan izin orang tuanya, ia memilih mengembangkan latihan secara mandiri tanpa bergabung dengan perguruan lain.
Kanal YouTube Herri Pras Tembus Jutaan Pelanggan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022