JawaPos Radar

5 Kali Mendaftar, Anak Buruh Potong Ayam di Jogja Lolos Jadi Polisi

03/08/2018, 22:09 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Anggota Polri
LULUS PENDIDIKAN: Muhammad Riyaldi Wijaya, 20 (baju putih) salah seorang yang lulus dalam pendidikan Polri. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kebanggaan terpancar dari pasangan Supono, 60, dan Sri Mulyani, 52, warga asal Margokaton, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Pasalnya anak semata wayangnya, Muhammad Riyaldi Wijaya, 20, berhasil lulus dari seleksi masuk kepolisian.

Jumat (3/8) siang, di Gedung Serba Guna Polda DIJ menjadi hari penentuan nasib bagi ribuan para calon anggota Polri. Salah satunya Riyaldi Wijaya, putra dari seorang anak buruh pemotong ayam.

Ia yang mendaftarkan di Bintara Polri Umum pun berhasil lulus dalam sidang penerimaan tersebut. Menjawab hasil kerja kerasnya selama ini, yang telah berulang kali mendaftar sebagai anggota Polri.
Supono, suami dari Sri Mulyani mengatakan, agar ketika bertugas nanti anaknya bisa mengayomi masyarakat. Serta menjadi polisi yang jujur.

"Mudah-mudahan bisa mengayomi masyarakat. Sudah 5 kali mendaftar (3 kali mendaftar polisi, 2 tentara). Ini memang cita-citanya sejak kecil," katanya, ditemui Jumat (3/8).

Supono juga selalu berpesan kepada anaknya, agar tak mudah menyerah ketika sedang memperjuangkan cita-citanya. Serta harus bekerja keras. "Jangan punya unsur malu, harus kerja keras," ucapnya.

Meski kebahagiaan terselimuti bagi keluarganya, namun ia pun tidak menazar apa-apa. Karena itu memerlukan biaya yang tak sedikit. "Nazar bersyukur kepada Yang Kuasa saja, kalau mau neko-neko pakai biaya," kata dia.

Karena keluarganya sudah biasa hidup sederhana. Ia sendiri seorang buruh pemotong ayam, sedangkan istrinya Sri Mulyani merupakan pembantu rumah tangga. Setiap hari pendapatan yang diterimanya tidak tentu, antara Rp 20-60 ribu.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up