
IMUNISASI: Tak sedikit anak ketakutan saat pogram pemberian vaksin untuk pencegahan penularan campak.
JawaPos.com – Rencana program vaksinasi nasional untuk campak/Measles dan Rubella (MR) mendapatkan pertentangan dari sejumlah organisasi/lembaga, salah satunya dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Riau. Alih-alih mendukung program vaksinasi nasional tersebut, lembaga yang menaungi para alim ulama tersebut justru mengimbau agar proses vaksinasi tersebut tidak buru-buru dilakukan.
Hal ini karena MUI belum mendapatkan titik terang apakah vaksin yang digunakan sudah jelas halal atau belum. Sehingga masyarakat diharapkan bersabar menunggu Lembaga Pengawas Obat dan Makanan (LP-POM) MUI melakukan penelitian terhadap vaksin tersebut.
"Kita harapkan masyarakat bisa menunggu, kita imbau untuk tidak melakukan vaksinasi dulu sampai statusnya dikeluarkan MUI pusat," kata Edi Safrani, Sekertaris MUI Kepri, ketika dihubungi JawaPos.com, Rabu (1/8).
Safrani melanjutkan, MUI pusat juga akan melakukan pertemuan dengan Kementerian kesehatan untuk membahas terkait vaksin ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana menyampaikan pihaknya tetap melanjutkan instruksi yang memang berlaku secara nasional ini. Vaksinasi ini juga sudah berdasarkan fatwa MUI Nomor 4 tahun 2016 lalu terkait dengan imunisasi untuk mencegah penyakit.
Selain itu, Dinkes juga berpegang pada Undang-Undang (UU) tentang kesehatan dan UU tentang perlindungan anak sehingga vaksinasi ini dinilai sudah sepantasnya dilakukan.
"Kita tetap lanjut, ini juga diberlakukan secara nasional, kalau kita tidak melakukan maka itu artinya kita tidak mengikuti instruksi pusat," kata Tjetjep.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
