
Menteri Sosial Saifullah Yusuf bertemu dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono membahas kesempatan penerima bansos untuk bekerja di Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenkop, Jakarta, Senin (13/4). (Istimewa)
JawaPos.com - Pengalihan pengelolaan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh pemerintah pusat menyebabkan kekacauan penyaluran bantuan sosial (bansos) di DKI Jakarta.
DPRD DKI Jakarta mencatat lonjakan aduan masyarakat yang kehilangan hak atas Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan bantuan lainnya akibat perubahan status desil yang dinilai tidak akurat.
Untuk itu, DPRD DKI Jakarta dijadwalkan menemui DPR RI pada Jumat (2/10) mendatang guna memperjuangkan pengembalian kewenangan pengelolaan desil ke pemerintah provinsi.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta, Abdul Azis, mengungkapkan bahwa peralihan sistem verifikasi desil ke pemerintah pusat membawa dampak mendasar bagi warga penerima manfaat.
Banyak warga yang sebelumnya berhak menerima bansos mendadak tercoret dari daftar penerima akibat pergeseran tingkatan desil yang drastis tanpa evaluasi lapangan yang memadai.
"Perubahan desil membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat. Yang tadinya dapat bantuan menjadi tidak dapat, dan jumlahnya banyak. Ada yang tadinya desil 4 tiba-tiba menjadi desil 6, atau desil 3 menjadi desil 8," ujar Abdul Azis, Rabu (30/9).
Kondisi tersebut memicu gelombang protes langsung kepada para wakil rakyat di daerah. Meski demikian, pihak legislatif DKI mengaku tidak bisa berbuat banyak lantaran seluruh kendali data berada di tangan pemerintah pusat.
"Sangat banyak (laporan). Handphone saya ramai dengan urusan desil. Tetapi kami juga tidak bisa melakukan apa-apa karena sekarang kewenangannya ada di kementerian," ungkapnya.
Padahal sebelum kewenangan tersebut ditarik ke pusat, alokasi anggaran dan skema penyaluran bansos seperti KJP di wilayah Jakarta dinilai sudah berjalan kondusif dan tepat sasaran.
Guna menyelesaikan polemik ini, DPRD DKI Jakarta memanfaatkan momentum pembahasan implementasi Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ) untuk meminta diskresi khusus dari DPR RI.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022