
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Masria Pane/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta melakukan persiapan ekstra menghadapi fenomena El Nino yang diprediksi segera melanda. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan kepada jajarannya untuk tidak lengah.
Walaupun prediksi menunjukkan datangnya musim kemarau, intensitas hujan yang masih tinggi di beberapa wilayah menjadi alarm bagi Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Pramono menekankan bahwa antisipasi banjir harus tetap berjalan beriringan dengan persiapan kekeringan.
"Kemudian juga kepada Sumber Daya Air untuk tetap mengantisipasi dan melakukan pengerukan sungai-sungai yang ada supaya kita tidak seperti kemarin," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (7/5).
Antisipasi penanganan banjir dilakukan guna mengantisipasi terjadinya anomali cuaca saat ini. Pramono mengatakan, beberapa hari lalu terjadi hujan deras mencapai 150 milimeter per hari di tengah informasi dimulainya fase kemarau.
Hujan deras tiba-tiba itu membuat terjadinya hambatan aliran air akibat sampah, yang akhirnya memicu genangan di beberapa titik Jakarta.
"Dan kemarin memang informasinya sudah El Nino, sudah kering, sudah, tetapi ternyata hujan dan itu menyebabkan beberapa tempat yang sampah dan sebagainya menghambat dan itu yang akan kita enggak boleh terjadi lagi," lanjut Pramono.
Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) di Mabes Polri, BMKG mengungkapkan bahwa fenomena El Nino 2026 memiliki karakteristik unik. Fase ENSO netral akan bertahan hingga pertengahan tahun, namun transisi menuju El Nino akan menguat pada semester II tahun ini.
Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa peluang terjadinya fenomena ini mencapai 50 hingga 80 persen.
"Hasil analisis BMKG pada akhir Maret 2026 menunjukkan adanya kecenderungan transisi menuju fase El Nino dengan intensitas lemah hingga moderat pada semester II tahun 2026, dengan peluang berkisar antara 50 hingga 80 persen. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi musim kemarau 2026 yang diprediksi datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang dibandingkan kondisi normal," jelas Guswanto dikutip dari laman BMKG.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022