
Ilustrasi KRL Jabodetabek. Akibat gempa Bekasi, KRL Jabodetabek sempat berhenti beroperasi, menunggu jalur aman. (Pexels)
JawaPos.com - Perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung atau biasa disebut kereta jalur greenline, mengalami gangguan pada Senin sore (4/5). Insiden ini dipicu oleh munculnya percikan api pada tiang Listrik Aliran Atas (LAA) yang memaksa pihak operator menghentikan operasional sementara demi keselamatan penumpang.
Kondisi cuaca yang sedang diguyur hujan deras di lokasi kejadian menambah tantangan bagi petugas di lapangan. Akibatnya, ribuan penumpang yang sedang dalam jam pulang kerja harus menghadapi keterlambatan dan perubahan rute perjalanan secara mendadak.
Untuk menghindari risiko yang lebih besar, KAI Commuter mengambil langkah memutus aliran listrik di jalur terdampak. Langkah darurat ini dilakukan agar petugas bisa melakukan perbaikan pada titik percikan api tanpa membahayakan nyawa maupun infrastruktur kereta.
"Untuk keselamatan dan perjalanan Commuter Line dan Jaringan LAA, untuk sementara aliran LAA dimatikan sementara," jelas Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, Senin (4/5).
Pemadaman ini berdampak langsung pada kelancaran arus kereta. Leza menambahkan bahwa perjalanan Commuter Line Rangkasbitung lintas Pondok Ranji - Sudimara untuk sementara tidak bisa dilalui sejak pukul 16.30 WIB.
Rekayasa Perjalanan dan Lokasi Gangguan
Hingga saat ini, tim teknis masih masih melakukan penanganan di tengah guyuran hujan untuk menormalkan kembali jaringan listrik. Pihak KAI Commuter pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jasa, terutama di jam sibuk sore hari ini.
Sebagai solusi untuk mengurai penumpukan penumpang, KAI Commuter menerapkan rekayasa pola operasi. Perjalanan kereta tidak akan menempuh rute normal hingga penanganan selesai sepenuhnya di lokasi gangguan.
"Untuk sementara perjalanan Commuter Line dari arah Rangkasbitung/Parung Panjang perjalanannya hanya sampai Stasiun Serpong, sedangkan perjalanan Commuter Line dari arah Tanah Abang perjalanannya hanya sampai Stasiun Kebayoran," jelas Leza.
Para pengguna KRL diharapkan tetap tenang dan tidak memaksakan diri masuk ke peron jika kondisi sudah terlalu padat. Petugas di stasiun telah disiagakan untuk memberikan arahan terkait rute alternatif atau moda transportasi lain yang bisa digunakan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
