
Menhub Dudy Purwagandhi (kanan) dan Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjadi penumpang pertama proses uji coba operasional KRL, Rabu (29/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perawatan korban kecelakaan KRL vs Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek terus dilakukan secara intensif. Sampai hari ini (2/5), sebanyak 24 korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara 76 korban lainnya sudah diperbolehkan pulang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pihaknya terus mengupayakan agar setiap korban mendapatkan penanganan terbaik. Sehingga mampu melalui masa pemulihan dengan pendampingan yang memadai.
”Kami memahami bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu. Karena itu, kami terus mendampingi pelanggan (korban) dan keluarga, memastikan kebutuhan selama perawatan dapat terpenuhi, serta menghadirkan layanan trauma healing agar proses pemulihan dapat berjalan lebih tenang,” kata Anne dalam keterangan resminya.
Berkaitan dengan kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4) tersebut, KAI masih membuka Posko Informasi. Posko tersebut akan tetap buka sampai 11 Mei mendatang. Di posko tersebut dapat dilakukan layanan kesehatan lanjutan, koordinasi administrasi, hingga trauma healing.
Termasuk diantaranya pengembalian barang milik korban yang belum sempat dibawa saat evakuasi berlangsung. Sejauh ini, sudah ada 115 barang yang ditemukan. Sebanyak 57 diantaranya telah diserahkan kepada pemiliknya. Sementara 58 korban masih dalam proses verifikasi.
”KAI mengimbau pelanggan yang merasa kehilangan barang untuk dapat mengambilnya melalui Posko Bekasi Timur,” ucap Anne.
Khusus operasional, KAI memastikan bahwa Stasiun Bekasi Timur sudah kembali melayani masyarakat. Operasional itu sudah berangsur normal sejak 28 April lalu. Berdasar catatan KAI, volume pengguna KRL mencapai 15.774 pengguna untuk gate in an 20.575 pengguna untuk gate out di stasiun tersebut.
Lebih lanjut, dalam proses pendampingan, KAI memberikan perhatian pada keberlanjutan kehidupan keluarga yang ditinggalkan. Dukungan berupa jaminan pendidikan diberikan kepada anak dari korban meninggal dunia agar harapan tetap terjaga dan masa depan dapat terus diraih.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
