
Pemprov DKI Jakarta menyalurkan KJMU kepada 1.986 mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Wagub Rano Karno dorong mahasiswa agar terus berprestasi. (Istimewa)
JawaPos.com - Sebanyak 1.986 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II Tahun 2025. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menuturkan, bantuan pendidikan ini bukanlah sekadar bantuan finansial. Ia berharap para mahasiswa mampu mengoptimalkan KJMU untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus membentuk karakter yang tangguh.
Rano Karno juga mengingatkan pentingnya integritas bagi generasi penerus bangsa. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan sosial sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
"Kami ingin mahasiswa KJMU tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Karena, pendidikan merupakan instrumen penting untuk memutus rantai kemiskinan sekaligus mengurangi ketimpangan sosial," ujarnya saat hadiri Forum Orientasi Penerima Baru KJMU yang digelar di kampus UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Kamis (23/4).
Baca Juga:Jisoo Dikabarkan Rela Bayar Rp 117 Juta Demi Hapus Nama Kakak dari Credit 'Beyond on Demand'
Wagub Rano turut mengingatkan bahwa kuota KJMU sangat berharga karena masih banyak calon mahasiswa lain yang antre untuk mendapatkan kesempatan serupa. Oleh karena itu, ia berpesan agar bantuan ini dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, momentum pembangunan Kota Jakarta yang akan menginjak usia 500 tahun menjadi tantangan nyata bagi mahasiswa. Ia berharap para penerima KJMU dapat menjadi pemimpin masa depan yang membawa Jakarta ke arah lebih maju.
"Gunakan kesempatan ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Terlebih, momentum menuju 500 tahun Kota Jakarta menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda. Karena itu, jalani pendidikan ini dengan sungguh-sungguh dan berikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ungkapnya.
Cerita Inspiratif dari Mahasiswa
Dampak positif KJMU dirasakan langsung oleh Muhammad Kadafi, mahasiswa Fakultas Aqidah dan Filsafat Islam UIN Jakarta. Ia mengungkapkan bahwa bantuan ini menjadi angin segar bagi keluarganya, terutama mengingat kondisi kesehatan sang ibu yang telah menderita stroke sejak ia masih kecil.
Kadafi mengaku bantuan pemerintah tidak hanya meringankan beban biaya kuliah, tetapi juga memberinya ketenangan pikiran untuk fokus mengejar prestasi.
"Saya senang dapat menerima KJMU. Saya bisa fokus belajar dan meningkatkan prestasi akademik, serta tidak lagi memikirkan biaya pendidikan. Untuk teman-teman penerima KJMU di UIN Jakarta, mari belajar dengan sungguh-sungguh dan berprestasi. Yang paling penting adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat," urai Kadafi.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
