
Doa bersama lintas agama digelar di Monas untuk perdamaian dunia. (istimewa)
JawaPos.com - Sekitar 3.800 orang dari berbagai agama dari sejumlah daerah di Tanah Air datang dan berkumpul menggelar acara doa bersama di Monumen Nasional (Monas) Jakarta pada akhir pekan kemarin.
Doa bersama tersebut ditujukan untuk kedamaian dunia yang saat ini penuh dengan ketidakpastian akibat terjadinya perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Para peserta berasal dari agama Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu, hingga aliran kepercayaan. Bukan hanya dari Jabodetabek, para peserta yang hadir juga datang dari sejumlah daerah seperti Surabaya, Sumatera Barat, Makassar, dan lain-lain. Acara tersebut juga dihadiri komunitas India di Jakarta.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara ini seperti Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI. Selain itu, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty dan Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Sashikala Premawardhane juga turut hadir.
Baca Juga:Ustadz Solmed Buru Sejumlah Pengguna Media Sosial yang Mengaitkannya dengan Kasus Pelecehan Seksual
Doa bersama dan Malam Renungan Suci diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan. Mulai dari meditasi, teknik pernapasan, doa bersama, hingga penyalaan ribuan cahaya sebagai simbolisasi harapan untuk perdamaian dunia.
Bukan hanya doa untuk kedamaian dunia, acara tersebut juga mendoakan agar Indonesia jadi lebih baik dengan adanya pengamalan konkret atas nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang selalu hidup.
A.S. Kobalen selaku panitia penyelenggara mengatakan, awalnya acara ini inisiatif dari pihaknya namun kemudian mendapat sambutan positif dari banyak pihak lintas agama. Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan karpet merah agar acara tersebut dapat diselenggarakan di Jakarta.
“Lewat acara ini kami ingin menunjukkan bahwa kami bagian dari bangsa ini ingin berkontribusi untuk perdamaian dunia di tengah situasi global yang sedang tidak baik-baik saja,” kata Kobalen dalam keterangannya.
Dia juga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum bersejarah untuk menunjukkan betapa kuatnya persatuan di tengah keberagaman di Tanah Air. Terbukti, ribuan peserta dari berbagai agama dan etnis bersatu untuk menggelar acara doa bersama.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
