
Pemerintah bersiaga mengantisipasi potensi cuaca ekstrem hingga akhir tahun. Potensi hujan lebat dan sangat lebat diperkirakan akan turun di wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut) sampai Papua.
JawaPos.com - Jakarta kembali "berperang" melawan ancaman banjir. Memasuki hari kedelapan, Pemprov DKI Jakarta melalui BPBD masih terus menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) demi menghalau awan hujan agar tidak tumpah di wilayah ibu kota.
Langkah ini menjadi benteng utama mitigasi bencana hidrometeorologi di tengah ancaman cuaca ekstrem yang membayangi Jakarta dan sekitarnya.
Operasi hari kedelapan ini tidak main-main. Sebanyak tiga sorti penerbangan pesawat CASA 212 A-2105 dikerahkan dari Bandara Halim Perdanakusuma.
Kolaborasi antara BPBD DKI, BNPB, BMKG, dan TNI AU ini membagi tugas penyemaian awan menjadi tiga titik strategis:
- Sektor Bogor: Fokus memecah awan potensial agar tidak bergerak masuk ke Jakarta. Sebanyak 800 kg Kalsium Oksida (CaO) ditebar di ketinggian 7.000 kaki.
- Overhead Jakarta: Penyemaian dilakukan tepat di atas langit Jakarta pada ketinggian 5.000–7.000 kaki untuk menekan intensitas hujan di darat.
- Kabupaten Tangerang: Area ini juga menjadi target penyemaian guna mengalihkan massa awan sebelum mencapai pemukiman padat.
Operasi ini bertujuan memastikan hujan tidak terkonsentrasi di satu titik yang berisiko menyebabkan genangan besar.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji menjelaskan, seluruh langkah ini didasarkan pada data atmosfer yang presisi.
“Operasi Modifikasi Cuaca hari kedelapan ini merupakan langkah antisipatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengurangi potensi dampak curah hujan tinggi dan bencana hidrometeorologi lainnya," ujarnya, Jumat (23/1).
Isnawa memastikan, pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara berkelanjutan. Sehingga penyemaian awan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman dan tidak terkonsentrasi di daratan Jakarta.
Isnawa juga menambahkan, timnya rutin melakukan evaluasi harian agar operasi ini benar-benar efektif meredam cuaca ekstrem.
Meski teknologi modifikasi cuaca sedang bekerja di langit, masyarakat di darat diminta tidak lengah. Potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang masih tetap ada.
Warga diimbau untuk menjaga kebersihan saluran air guna mencegah penyumbatan. Jika terjadi kondisi darurat, Anda bisa segera menghubungi Jakarta Siaga 112 atau memantau kondisi banjir secara real-time melalui aplikasi JAKI dan situs resmi Pantau Banjir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022