
Ilustrasi: calon penumpang menunggu bus antar kota antar provinsi (AKAP) di area keberangkatan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Puncak arus balik Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 mulai terasa di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Sabtu (3/1).
Mengantisipasi ribuan penumpang yang tiba di jam-jam "kalong", pihak pengelola terminal telah menyiapkan skema khusus agar pemudik tidak telantar.
Terminal Kampung Rambutan memastikan layanan transportasi tetap tersedia meski penumpang tiba di tengah malam. Bekerja sama dengan PT TransJakarta, armada Angkutan Dini Hari (Andini) telah disiagakan sejak Sabtu (3/1).
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan Revi Zulkarnain menjelaskan, kendaraan tersebut memang disediakan khusus untuk menyambung perjalanan penumpang yang baru tiba dari luar kota Jakarta.
"Jadi untuk angkutan lanjutan itu kita ada angkutan malam hari ya. Dari Transjakarta itu dengan rute koridor 7, Kampung Rambutan, Kampung Melayu, itu disiapkan dari Transjakarta 5 unit bus," kata Revi, Sabtu (3/1).
Layanan bus Andini ini beroperasi mulai pukul 00.00 hingga 05.00 WIB. Setelah pukul 05.00 pagi, layanan akan diteruskan oleh bus TransJakarta reguler seperti biasa.
Perlu dicatat, layanan khusus ini dijadwalkan berlaku selama tiga hari, yakni Sabtu, Minggu, dan Senin dini hari.
Meski sudah menyiagakan lima unit bus, pihak terminal tetap fleksibel melihat kondisi di lapangan. Jika terjadi penumpukan penumpang secara tiba-tiba, jumlah armada tambahan akan segera dikoordinasikan.
"Ya, nanti kita lihat situasi di lapangan, karena nanti kendalanya apabila dibutuhkan untuk angkutan tambahan, nanti kita koordinasi dengan TransJakarta," tegasnya.
Tak hanya soal transportasi, aspek keamanan juga menjadi prioritas utama. Revi telah meminta bantuan personel gabungan dari TNI dan Polri untuk memperketat penjagaan di area terminal guna menjamin keamanan penumpang yang tiba saat dini hari.
Berdasarkan analisis data, pergerakan penumpang diprediksi akan mencapai titik tertingginya pada awal pekan depan. "Jadi puncak arus balik itu diprediksi pada Senin (5/1) dini hari," terangnya.
Sebagai informasi, tren keberangkatan dari Terminal Kampung Rambutan sempat mencapai puncaknya pada Selasa (30/12) dengan total 1.352 orang. Namun, angka tersebut mulai melandai saat memasuki hari pertama tahun 2026.
"Tapi di hari Kamis 1 Januari 2026 kemarin, juga turun dari 88 unit bus yang kami siapkan itu total penumpang hanya 777 jiwa," kata Revi.
Dengan kesiapan armada Andini dan pengamanan ketat, diharapkan arus balik Nataru 2026 di Jakarta berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
