Gubernur DKI Pramono Anung dalam peresmian Gereja HKBP Ressort Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (14/12/2025). (ANTARA/Luthfia Miranda Putri)
JawaPos.com-Pemprov DKI menyebutkan, penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tidak akan molor. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, Jakarta bahkan menargetkan penetapan UMP lebih cepat dari batas waktu yang diminta pemerintah pusat. Yakni, sebelum 24 Desember 2025.
Menurut Pramono, Pemprov DKI telah menerima laporan terkait Keputusan Presiden mengenai formula baru penetapan UMP. Karena itu, Pemprov DKI segera menggelar rapat untuk menentukan besaran upah minimum Jakarta tahun depan.
"Pemerintah DKI Jakarta akan menjadi juri yang adil bagi buruh dan juga pengusaha. Dan saya sudah meminta untuk segera diadakan rapat. Kita tidak boleh terlambat, bahkan kita akan mendahului penetapan UMP," kata Pramono.
Menurut Politisi PDI Perjuangan itu, pemerintah pusat telah menetapkan rentang nilai alfa sebagai variabel pengali dalam formula UMP. Dengan begitu, ruang pembahasan di Jakarta tinggal mencari titik temu antara kepentingan pengusaha dan buruh.
Saat ditanya soal nilai alfa yang akan digunakan, yang berada di rentang 0,5- 0,9, Pramono belum memberikan kepastian. Menurutnya, keputusan tersebut harus melalui mekanisme musyawarah antara dewan pengupahan.
" Itu (angka alfa) belum diputuskan. Demokrasi harus ada," imbuhnya.
Namun begitu, Pramono menyebutkan bahwa UMP DKI Jakarta tahun depan akan mengalami kenaikan. Sebab, formula baru yang digunakan mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
"Pasti ada kenaikan. Karena alfa-nya ada range. Hitungannya menyesuaikan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan faktor lainnya. Kita sedang mempersiapkan itu," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga optimistis bahwa Jakarta dapat menyelesaikan penetapan UMP lebih cepat dari tenggat 24 November, yang diminta oleh Kementerian Dalam Negeri.
"Bismillah, Jakarta selesai lebih cepat," tambah Pramono.
Sebagai informasi, formula baru UMP yang ditetapkan yakni menggunakan perhitungan Inflasi + (Pertumbuhan Ekonomi x Alfa). Pemerintah menetapkan nilai alfa di kisaran 0,5–0,9.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Jakarta tumbuh 4,96 persen dengan inflasi 2,69 persen. Jika mengacu pada UMP DKI Jakarta sebesar Rp5.396.761, simulasi kenaikan upah menunjukkan potensi tambahan penghasilan buruh berkisar Rp 278 ribu hingga Rp 385 ribu, tergantung nilai alfa yang dipilih.
Dengan alfa 0,5, UMP diproyeksikan naik 5,17 persen atau sekitar Rp 278.528 menjadi Rp 5.673.641. Sementara jika alfa tertinggi 0,9 digunakan, kenaikan mencapai 7,15 persen atau sekitar Rp 385.892 sehingga total UMP menjadi Rp 5.781.005.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
