Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Desember 2025, 20.25 WIB

Angkut Sampah Bertahap, Pemkot Tangsel Optimistis Kondisi Segera Normal

Aktifitas warga di sekitar tumpukan sampah di Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (16/12/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Aktifitas warga di sekitar tumpukan sampah di Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (16/12/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan pengangkutan sampah secara bertahap di sejumlah titik yang sempat mengalami penumpukan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan berkelanjutan terhadap persoalan sampah di wilayah Tangsel.

Pengangkutan dilakukan dengan memaksimalkan 27 armada baru pengangkut sampah serta 54 amrol yang disebar di 7 kecamatan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tb. Asep Nurdin mengatakan, proses pengangkutan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas armada serta kondisi tempat pembuangan sementara (TPS).

"Setiap hari kami lakukan pengangkutan di titik-titik penumpukan sampah. Prosesnya berjalan terus dan tidak berhenti sampai kondisi kembali normal," kata Asep kemarin (17/12).

Upaya tersebut dibarengi dengan penataan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Pemkot Tangsel tengah melakukan pembangunan terasering untuk mencegah longsor ke anak Sungai Cirompang, pemasangan beronjong di landfill 3, pembukaan akses jalan menuju landfill 4, serta pembebasan lahan untuk pembangunan hanggar Material Recovery Facility (MRF).

Ke depan, Pemkot Tangsel berkomitmen mengubah paradigma pengelolaan sampah dengan menitikberatkan penanganan dari hulu. Langkah tersebut dilakukan melalui peningkatan edukasi dan sosialisasi pemilahan sampah, penguatan TPS3R, serta optimalisasi bank sampah di lingkungan masyarakat.

Sementara di sisi hilir, pengelolaan sampah akan didukung teknologi, salah satunya melalui rencana Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Asep juga mengajak masyarakat berperan aktif mendukung upaya pemerintah dengan mengelola sampah sejak dari rumah, termasuk memilah sampah organik dan anorganik. Partisipasi warga dinilai menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah jangka panjang. 

***

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore