Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Desember 2025 | 00.49 WIB

Pramono Akui Kesenjangan Ekonomi di Jakarta Masih jadi PR Terbesar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan warga pesisir ibu kota untuk mewaspadai potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 4–6 Desember 2025. (Masria Pane) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan warga pesisir ibu kota untuk mewaspadai potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 4–6 Desember 2025. (Masria Pane)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa tingkat ketimpangan atau Gini Ratio masih menjadi pekerjaan rumah terbesar Pemprov DKI. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), gini ratio Jakarta per Maret 2025 meningkat menjadi 0,441, naik dari 0,431 pada September 2024. 

''Semua indikator Jakarta Alhamdulillah terjaga dengan baik. Pertumbuhan ekonomi baik, inflasi baik, dan sebagainya. Hanya memang Gini Ratio mengalami kenaikan,'' terangnya.

Pramono mengaku kerap kewalahan menampung banyaknya piala dan penghargaan yang diterima Jakarta dalam tahun ini. Namun, deretan prestasi itu tidak membuatnya menutup mata terhadap masalah ketimpangan tersebut.

Menurut dia, meski berbagai program seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta bantuan kesehatan sudah digulirkan untuk mengatasi ketimpangan tersebut. Namun, kondisi itu belum cukup menurunkan angka tersebut.

''Itulah yang harus kami lakukan perbaikan,'' katanya. 

Menurut Pramono, Gini Ratio DKI Jakarta pernah berada di angka 0,391. Namun kini meningkat menjadi sekitar 0,44. ''Saya ingin betul-betul angka ini bisa diturunkan,'' ujarnya saat ditanyakan target penurunan gini ratio di Jakarta.

Situasi itu, kata Pramono, menjadi alasan mengapa sejumlah program perlindungan sosial tidak boleh tersentuh pemangkasan, meski Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Jakarta mengalami pengurangan hingga Rp 15 triliun.

Termasuk juga kebijakan pemutihan ijazah juga terus dilakukan untuk mendukung akses pendidikan warga. Hal itu disebutkannya sebagai upaya untuk mengatasi ketimpangan tersebut. Dengan berbagai upaya yang dilakukan tahun ini, angka ketimpangan bisa turun tahun depan.

''Mudah-mudahan, tahun depan ada penurunan yang berarti,'' katanya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore