Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri (ketiga kanan) di damping Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto (ketiga kiri) menunjukan barang bukti usai menyampaikan keterangan terkait ledakan bom di SMAN 72 Jakarta pada konfrensi pers di
JawaPos.com-Polda Metro Jaya menangani dengan serius kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) pada Jumat pekan lalu (7/11). Mereka mengerahkan berbagai sumber daya, termasuk di antaranya Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang mengirim tim Gegana. Kemudian, berdasarkan penelusuran yang dilakukan, para personel Brimob mendapati 2 bom meledak di dalam masjid.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menyampaikan bahwa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihaknya mengambil beberapa langkah. Di antaranya dengan melakukan sterilisasi, pencarian bom dan peledak yang masih aktif, dan membantu Puslabfor Mabes Polri untuk melakukan identifikasi di lokasi ledakan. ”Dari langkah-langkah tersebut kami mendapatkan ada 2 TKP peledakan, 2 peledakan bom. Pertama yaitu di masjid di lingkungan SMAN 72 tersebut,” kata dia.
Di lokasi ledakan pertama itu, personel Brimob Polda Metro Jaya menemukan beberapa barang bukti yang terdiri atas serpihan plastik, 2 kawah ledak, paku, potongan tas, dan bukti lain yang berkaitan dengan ledakan. Temuan 2 kawah ledak di dalam masjid menunjukkan bahwa di lokasi itu terdapat 2 bom yang diledakkan dan berhasil meledak.
”Dampak ledakan berupa overpressure dan shrapnel paku yang mengakibatkan banyak korban yang terluka. Paku itu ada paku baja dan paku seng yang ada payungnya,” jelas Kombes Henik.
Selain korban luka akibat paku baja dan paku payung, ledakan itu juga menyebabkan korban mengalami gangguan pendengaran. Sebab, overpressure saat ledakan berpengaruh pada gendang telinga. Apalagi ledakan terjadi di dalam masjid saat kondisi tempat ibadah itu penuh.
Selain di dalam masjid, Satuan Brimob Polda mendapati lokasi ledakan kedua di Taman Baca sekolah tersebut. ”Untuk di Taman Baca, kami mendapatkan barang bukti berupa bom, dengan casing kaleng minuman bermerk Coca-Cola, dilengkapi dengan sumbu bakar, dan di sebelahnya terdapat remote,” ungkapnya.
Di lokasi tersebut petugas kepolisian mendapati 4 bom. Sebanyak 2 bom sudah diledakan dan 2 bom lain belum meledak namun masih aktif. Selain itu, ditemukan juga 1 bom lain di Taman Baca yang juga masih aktif. Seluruhnya sudah diamankan oleh aparat kepolisian. Sehingga secara keseluruhan ada 7 bom di SMAN 72 Jakarta. ”Berdasarkan hal tersebut, maka dapat kami simpulkan bahwa total di TKP kami temukan 7 buah bom,” imbuhnya. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022