
Kondisi Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Jakarta Selatan yang saat ini siap digunakan menampung pedagang Barito. (Istimewa)
JawaPos.com - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo memastikan Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Jakarta Selatan siap digunakan.
Ratu menjelaskan, pembangunan sentra ini merupakan bagian dari upaya penataan pedagang yang sebelumnya berjualan di kawasan Barito, Jakarta Selatan.
"Selama ini, pedagang Barito menempati lokasi sementara dengan fasilitas terbatas. Melalui penataan ini, kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya memperbaiki tata ruang kota, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kecil," ujar Ratu di Jakarta, Senin (27/10).
Penataan ini merupakan bentuk menghadirkan ruang usaha yang lebih representatif, menjaga fungsi ekologis taman, serta mendukung pengembangan kota yang tertib dan berkelanjutan.
Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dibangun di atas lahan dengan desain modern dan ramah lingkungan. Total terdapat 125 kios yang terbagi ke dalam beberapa zona:
Selain area kios, kawasan ini juga dilengkapi toilet, musala, area parkir yang luas, serta ruang seni dan budaya yang menjadikannya destinasi rekreasi baru bagi keluarga.
Dari sisi desain, sentra ini mengusung konsep higienis, ramah keluarga, dan ramah lingkungan, dengan sistem sirkulasi udara dan sanitasi yang tertata baik.
Lokasinya pun strategis, berada di dekat Stasiun KRL Lenteng Agung dan dilayani berbagai transportasi publik seperti Transjakarta, Jaklingko, dan D21 Lebak Bulus–UI.
Untuk menarik minat pengunjung, Pemprov DKI melalui DPPKUKM akan menggelar berbagai kegiatan tematik seperti pertunjukan seni budaya, edukasi fauna, roadshow kesehatan hewan, hingga event komunitas dan promosi UMKM.
Tak hanya itu, Pemprov DKI juga akan mengadakan sayembara desain gapura Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam memperkuat identitas kawasan tersebut.
Dengan berbagai kegiatan dan fasilitas unggulan, kawasan ini diharapkan menjadi “hidden gem” baru Jakarta, tempat warga bisa menikmati kuliner sambil berinteraksi dengan fauna dalam suasana nyaman dan tertib.
Pemprov DKI juga memberikan perhatian khusus bagi para pedagang yang berpindah ke lokasi baru ini.
Sejumlah insentif dan pendampingan usaha disiapkan, seperti hak memilih lokasi premium bagi pedagang yang lebih dulu bersedia pindah, serta gratis sewa kios selama enam bulan untuk membantu meringankan modal awal.
Para pedagang juga akan mendapatkan pelatihan kewirausahaan, edukasi digital, serta pendampingan usaha melalui program kolaboratif bersama Jakpreneur.
Langkah ini sejalan dengan visi Pemprov DKI dalam membangun ekosistem ekonomi rakyat yang tangguh dan berdaya saing.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022