Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah Polres Metro Jakarta Barat resmi menggelar demonstrasi operasional perdana sekaligus uji makanan (test food) pada Selasa (14/10). (Istimewa)
JawaPos.com-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah Polres Metro Jakarta Barat resmi menggelar demonstrasi operasional perdana sekaligus uji makanan (test food) pada Selasa (14/10).
Kegiatan ini menjadi langkah penting sebelum SPPG benar-benar beroperasi penuh. Dalam uji coba tersebut, tim menyiapkan seluruh peralatan masak, melakukan tes rasa, dan mengambil sampel makanan untuk sertifikasi halal dan laik higiene sanitasi.
“Hari ini benar-benar yang perdana. Kami melakukan demonstrasi operasional untuk mengecek semua elemen, mulai dari kesiapan relawan, alat-alat, hingga kelancaran pasokan dari supplier,” ujar Kepala SPPG Palmerah, Mustaqim, Selasa (14/10).
Pada uji coba pertama ini, menu yang disajikan ialah nasi putih, ayam fillet goreng krispi, semur tahu, cah tauge, dan buah pisang atau susu UHT.
Para relawan SPPG dan jajaran Polres Metro Jakarta Barat menjadi peserta test food pertama. Mustaqim mengaku hasilnya memuaskan.
“Sepertinya sih menyukai makanan yang kami produksi ya. Terus kalau untuk pengambilan sampel makanan, tadi ada dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta sama dari MUI untuk sertifikasi halalnya,” ucapnya.
Meski mendapat sambutan positif, Mustaqim tak menampik masih ada beberapa hal yang perlu disesuaikan.
“Jujur karena baru pertama, paling kalau rasa, kurangnya penyesuaian aja ya beberapa, misal kayak masih kurang bumbu lah gitu,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti kendala teknis dalam proses pemorsian makanan atau pembagian porsi ke dalam wadah ompreng.
“Paling tadi yang agak kendala itu di proses pemorsian. Karena masih baru ya, masih meraba. Tadi untuk 100 porsi saja cukup lama, apalagi nanti kalau kita sudah beroperasi di minimal 500 porsi, ribuan porsi,” katanya.
Selain itu, tim juga mengevaluasi kedisiplinan relawan terhadap SOP, termasuk pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) dan koordinasi antar divisi yang masih perlu diperkuat.
Setelah uji coba ini, Mustaqim menegaskan bahwa fokus utama tim adalah meningkatkan kompetensi relawan dan memastikan sertifikasi higienitas serta halal agar kualitas makanan benar-benar terjamin.
“Fokus utama kami setelah ini adalah memastikan semua relawan siap dan standar kebersihan serta halal bisa dipenuhi,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
